Gadis itu terduduk di depan cermin, ia menyisir perlahan rambut panjang nya. Cantik, manis wajah wanita itu. Dengan kulit putih, bibir tipis, dan mata lebar nan lentik, ia di kenal sebagai primadona sekolah.
Sedih ketika mendengar bahwa nama primadona itu hilang. Semenjak pacar nya, Dion, merekam nya ketika sedang ganti baju di kamar mandi sekolah. Tidak ada lagi sebutan primadona .
Yang dulunya para siswa memuji nya, kini mereka selalu memandang wanita itu dengan pandangan yang rendah. Harga dirinya jatuh tak terkendali. Sejak saat itu, ia memutuskan untuk pindah sekolah. Bukan maksut hati untuk lari dari masalah, wanita mana yang tidak marah ketika harga dirinya di permainkan?
Sebenarnya sih ia tau bahwa tempat baru tidak menjanjikan kenyamanan yang lebih, tetapi mau bagaimana lagi? Ia hanya tidak ingin dirinya selalu meresa tersakiti. Entah karena suasana nya, pembicaraan nya, ataupun orang orang yang berada di dalam nya.
Dion, seseorang yang dulunya sangat ia cintai. Namun sekarang ia menjadi seseorang yang sangat di benci. Entah apa yang membuat semua ini terjadi. Intinya, saat ini wanita itu hanya tak ingin berhubungan lagi dengan Dion.
Kecewa, itulah satu satu nya perasaan yang berada di dalam lubuk hatinya saat ini, dan perasaan seperti itu adalah perasaan yang wajar di alami ketika seseorang menghianati kita. Jangankan orang yang dekat dengan kita, orang yang jauh dengan kitapun ketika mereka menghianati, kita juga pasti mereasakan kecewa, dan itu adalah hal yang normal.
Hanya ada 2 kata yang sedari tadi terniang di pikiran wanita itu
Dion Bangsat!
Saat nya untuk pergi dan mencari kehidupan baru. SMA Kartika, new shool, new riends, new story life
ESTÁS LEYENDO
EX LOVE
Novela Juvenil"air mata akan mulai berbicara ketika mulut sudah tak mampu mengucapkan apa apa" ~buku harian Nita
