00.00

6 0 0
                                        

Tepat pukul 00.00
Aku terbangun, melihat sekeliling. Terasa sunyi dan sepi. Astaga, aku tertidur tepat depan Gedung Putih yang ada di samping sekolahku . Aku merasakan kepalaku yang sakit. Mencoba untuk mengingat apa yang terjadi. Aku pun berdiri dan beranjak pergi lalu mengambil tas yang berada tepat di bawahku.

Perlahan, aku berjalan menuju pintu gerbang. Siapa orang yang ketiduran sampai pukul 12 malam. Apalagi aku tertidur tepat di jalanan, bukan teras ataupun di bangku taman.

Aku berusaha memberanikan diri, sepertinya ada yang mengikutiku dari belakang. Aku sedikit berjalan lebih cepat, berharap itu hanya perasaanku saja.

Aku sampai di depan gerbang sekolah. Untungnya gerbang itu tidak terkunci, jadi aku bisa keluar dengan mudah. Tapi biasanya ada satpam yang berjaga, kenapa di sini benar-benar sepi?

Saat aku hendak menutup pintu gerbang itu, aku melihat seorang perempuan berdiri di lorong sekolah menatapku. Awalnya aku merasa biasa saja lalu aku kembali berjalan. Tapi saat aku menengok kembali untuk memastikannya aku sangat terkejut,pasalnya keadaan perempuan tersebut terbilang tidak wajar dimana baju yang dia kenakan sobek" dan terdapat banyak bercak merah seperti darah, tunggu dulu darah?

AFTER "seperti memberi sebuah balasan"Stories to obsess over. Discover now