[M] apa sebenarnya devinisi hubungan, jika salah satu pihak melanggar sebuah janji yang pernah dibuat dengan hati yang tulus, meski janji itu terdengar polos, namun siapa sangka jika suatu saat janji yang dilanggar itu mengubah takdir seseorang deng...
Tempat yang jika kita pikirkan secara logis termasuk tempat yang kotor, tidak bukan kumuh, lebih tepatnya menjijikkan, dimana tempat itu di kunjungi jika ingin memuaskan hasrat yang tak bisa di bendung lagi.
Semua orang memiliki sudut pandang yang kotor terhadap tempat itu, mengira jika seluruh penghuni tempat itu tidak memiliki urat malu, penghuni tempat itu tidak berpendidikan, penghuni tempat itu tidak pantas mendapatkan sebuah 'cinta'
siapa sangka diantara sudut pandang dan pendapat masyarakat setempat tentang itu, terdapat hubungan yang notabenenya hangat, harmonis. Jika dpikir pikir dengan usia yang masih sangat dini pemikiran mereka tentang 'persahabatan ' melampaui pemikiran orang orang yang lebih dewasa, melebihi pemikiran orang - orang yang berpendidikan tinggi.
Namun apakah salah, jika seorang ibu berpikir menjauhkan anaknya dari tempat itu? Ibu yang tindak ingin melihat putri semata wayangnya itu harus hidup di tengah - tengah lingkungan yang gelap ini.
Sekarang, hal itulah yang dilakukannya mencoba untuk kabur, mengeluarkan putrinya dari tempat itu meski jika aksinya ini akan menghasilkan sebuah hukuman, yang mungkin saja hukuman itu berakhir dengan nyawa.
"Lili, eomma mohon nak kita harus segera pergi dari tempat ini, eomma mohon jangan keras kepala" wanita paruh baya itu berusaha melangkah dengan sangat lebar, tapi hambatannya sekarang adalah keras kepala putrinya sendiri. Ia harus membawa putrinya secepat mungkin, sebelum kaki tangan pemilik tempat itu menemukan mereka dan menyeretnya untuk kembali ketempat yang menjijikkan itu.
"Hiks... Hiks.. Eomma, aku mohon kita tidak akan pergi, aku tidak mau" anak itu baru berusia lima tahun, namun sudah bersikap sangat keras kepala, anak itu masih sangat dini.
Ia tidak tau maksud ibunya yang berusaha keras menjauh dari tempat itu.
"Tidak nak, kita harus segera pergi sebelum anak buah seulgi menangkap kita" siapa sangka jika tangan mungil lili terlepas dari genggaman erat eommanya. Ia tidak pernah berpikir sedikit pun meninggalkan tempat itu, namun eomma nya??
Ia tidak tahu mengapa eomma nya itu bersikeras meninggalkan tempat itu.
"Tidak!!!!! Lili kembali!!!" ia mengejar putrinya yang ingin kembali ketempat itu lagi, ia tahu putrinya sangat sedih sekarang putrinya sama sekali tidak suka jika eomma nya itu berbicara tentang rencana kabur dari tempat itu.
"Tidak eomma" terial lili yang berusaha menjauh dari eomma nya, dengan langkah larinya yang mungil itu, ia berusaha sekuat tenaganya, tidak menghiraukan kerikil kerikil yang sempat melukai ujung kaki mungilnya, ia tetap berlari
"Tidak eomma, lepass!! Aku tidak mau pergi, aku tidak akan pergi, sahabatku disana, kuki disana eomma, aku tidak bisa hidup tanpa sahabatku" seakan tuli akan ucapan putrinya yang tidak mau menurut, ia bersusa payah menyeret lili agar ikut dengannya
Namun diluar ekspektasinya, ada sebuah tangan kekar yang memegang lengannya.......
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.