ashacca chapter one

7 2 0
                                        

"Mau nggak lo jadi pacar gue?"
Satu kalimat yang diucapkan cassanova sekolah membuat SMA Pelita Jaya gempar. Siapa sih yang nggak tau Lucca? Cowo playboy yang ganteng nya ngalahin manurios, terkenal ngalahin Justin bieber, Sexy ngalahin Kio, Definisi Cowo idaman. Sayangnya Lucca adalah seorang Playboy gadungan. Bukn cewenya banyak, mantanya banyak.

Setelah mendengar berita itu, Keisha Muttiara si ratu cempreng berlari lari ke kelasnya, Untuk apa? Apalagi kalau bukan

"Woi Lucca nembak Syaqueena di lapangan."

tentang lucca.

Dengan grasak grusuk murid murid Pelita Jaya. Berlarian ke arah lapangan, Asha pun ikut ditarik oleh Keisha kelapangan, meski dari tadi ia menolak dan mengoceh sepanjang jalan , namun Keisha tidak menangapinya.

Dilapangan, Terlihat Lucca melekukan kakinya dengan sebuket bunga yang diarahkan kepada Syaqueena, panas memang Asha melihatnya, namun masa lalu yang membuat Asha lebih panas dari sekedar ini.

"TERIMA , TERIMA , TERIMA"
sorakan demi sorakan terus terdengar karena Syaqueena tak kunjung menjawab Lucca yang sedang meninginkannya menjadi miliknya.

"Oke, aku mau."

Begitu jawaban Syaqueena membuat para fans Syaqueena maupun Lucca mengoceh dan mendesah murung, "nggak ada kesempatan deketik Lucca lagi dong?" Oceh mereka.

Asha mengela nafas pelan,
"Udah gitu doang?" tanya nya dengan sabar.

Keisha menoleh kearah Asha dengan melotot,
"Gitu doang?!" Histerisnya, membuat Asha menutup telingannya spontan.

"Omg Sha! Lo tau kan si cassanova di sekolah ini?! And itu satu cewe yang buat dia jatuh cinta setelah satu tahun gapunya cewe Sha!"
Keisha mencerocos panjang lebar, Asha hanya menatapnya jengah, lalu apa urusannya? Batinya berkata pelan. Mungkin jika bukan Keisha sahabatnya, dia udah dorong ke jurang kali.

"Yaudah. Terus sekarang mau apa? Udah pada bubar nih." Ujar Asha, dengan wajah flatnya.

"Yaudah skuy kelas!" Jawab Keisha dengan girang, dan menarik tangan Asha.

Asha pun melebar kan matanya, "Ih engga engga! Lo ya, gue udah nemenin panas panas buat ngeliatin si kalajengking satu nembak cewe dan lo gamau jajanin gue? Oh no no."

"Kenapa nyebut gue kalajengking? Gagal move on?"

Oh god, itu suara . . .

Lucca.

Dengan kompak, Asha dan Keisha menoleh ke belakang, Terlihat Lucca dengan Syaqueena yang bergelantungan di tangan Lucca.

Sadar arah mata Asha, Lucca pun memeluk balik lengan Syaqueena yang berada di lengannya dan ia tersenyum miring dalam hati. Tak luput Wajah Syaqueena yang langsung berseri seri.

Asha yang melihat nya hanya merotasikan kedua bola matanya, "Mau bikin cemburu? Udah tau kali." Batin Asha berkata.

Asha tersenyum miring, dengan mata sinis ia berkata, "Move on? Gue siapa? Lo siapa?"

Tbc, vomentnya dong guys.
Biar semangat nulis, hehe makasih.

ashaccaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang