"KALU AKU BILANG GAK APA APA ITU ARTINYA AKU KENAPA KENAPA"
***
Dan sekarang di depan nya berdiri se sosok cowok yang sedang menatap kanaya dengan alis terangkat heran .
Kanaya dengan ragu menatap sosok tersebut Ter nyata di hadapan nya adalah
ASYAF ZAYN SHILLAR sang ketua osis .
kanaya menganga tak percaya.
"Lo kenapa?" tanya asyaf menyadarkan lamunan kanaya.
"Jatuh kak "ucap kanaya ragu sekaligus gugup.
"Sini biar gue bantu"asyaf saat ini menjulur kan tangan kanan nya ke hadapan kanaya sebelah lagi dia simpan di saku celana hodii abu abu milik nya.
"Gausah kak aku bisa sendiri "kanaya tidak ingin merepotkan asyaf dia pun berdiri sekuat tenaga nya .Rasa sakit di lutut nya membuat kanaya hampir kehilangan keseimbangan tubuh nya .
Dengan sigap sebuah tangan merangkul tubuh kanaya
.membantunya untuk tetap berdiri agar tidak terjatuh lagi. Siapa lagi kalau asyaf karena hanya dia dan kanaya yang ada di sana .
sepasang mata mereka bertemu hingga tiga detik kemudian secara bersamaan mereka membuang muka ke arah yang lain.
Asyaf menggandeng tubuh kanaya membantu nya untuk duduk di bangku yang tidak jauh dati tempat mereka berada.
"Lutut lo luka"asyaf menunjuk lutut kanaya.
Kanaya langsung melihat ke lutut nya ternyata benar lutut nya terluka .mungkin tadi lututnya terbentur cukup keras ke lantai mengakibat kan lutut nya lecet .
"Cuman lecet doang kak "sahut kanaya tersenyum sebisa mungkin .sambil memegangi lutut nya sendiri.Berbohong pada asyaf kalau itu tidak sakit.
"Cepet obatin "saran asyaf ke pada kanaya yang saat ini masih terus memegangi lutut nya.
"Bener gak papa kak"jawab kanaya beralih menatap ke arah asyaf.
"Kita bawa ke UKS biar gak kenapa kenapa"ucap asyaf tersenyum kecil pada kanaya.
"Ta..."kata kata kanaya terpotong oleh ucapan asyaf.
"Ayo "
Tatap asyaf pada kanaya .kanaya mematung di tempat heran dengan tatapan asyaf saat ini .pasal nya saat kanaya melaksanakan Mos minggu kemarin . Sepengetahuan kanaya Asyaf orang nya sangat pendiam atau lebih tepat nya dingin dan sekarang apa benar dia Asyaf sang ketos.
Tapi jujur dia memang tampan ,keren,cool,tidak heran kalau banyak kaum hawa tergila gila dengan asyaf pada kenyataan nya itu hanya haluan semata .pikir kanaya dalam hati
"Sory"ucap asyaf lalu asyaf berdiri dari tempat nya duduk melihat lihat kondisi di sekeliling nya.agar tidak terlihat aneh di depan kanaya.
Kanaya pun berdiri perlahan dari tempat nya duduk .
"Tunggu"cegah asyaf
Asyaf berlutut di hadapan kanaya .
"Kak mau apa"kanaya kaget dan mundur satu langkah dari hadafan asyaf.asyaf pun maju lagi satu langkah .
"Maaf"ucap asyaf ,
Asyaf mengangkat kaki kanan kanaya dia taruh di lutut nya membuat kanaya tersentak kaget dengan sikaf asyaf saat ini.
Sedangkan asyaf mengambil tali sepatu milik kanaya dan menalikan nya .agar jika kanaya jalan dia tidak akan terjatuh lagi.
Setelah selesai dia berdiri
Kanaya masih belum bergeming melogo dengan apa yang asyaf lakukan.
"Ayo"asyaf memubarkan lamunan kanaya.
"Kemana"bingung kanaya
"Ke Uks lah"tutur asyaf mengingatkan kanaya pada tujuan pertamanya .
Itu lah penyakit yang di agnosis kanaya sejak dulu penyakit PELUPA setadium akhir.
"Ayo"ulang asyaf .
"Tapi "kanaya menunduk.
"Mau gue gendong"
Asyaf kaget dengan ucapan yang baru saja dia ucapkan.
"Hah .....gak usah gausah kok kak aku masih bisa jalan sendiri kok."Balas kanaya gemetar dengan nada gerogi.
Di sisi lain asyaf yang melihat tingkah kanaya barusan membuat perutnya geli sendiri .ingin sekali dia tertawa sejadi jadi nya disana melihat tingkah koyol dari kanaya.
"Santai kali gak akan maksa ,kalau gak mau,gausah merah gitu pipi nya"Goda asyaf sekali lagi
seketika itu juga kanaya cepat cepat memegangi pipi nya.
Membuat kanaya menunduk malu sambil menutup mukanya dengan kedua tangan nya.
Membuat asyaf tidak bisa menahan tawa nya lagi dia tertawa di hadapan kanaya seperti tak ada beban dalam hidup nya lagi .seperti melepas semua kesedihan nya selama 1 tahun ini.
Apa kah asyaf harus membuka lembaran baru demi orang baru?
Kanaya semakin malu dengan sikaf asyaf saat ini yang menertawai dirinya .
sisi lain kanaya merasa ada guncangan hebat pada dirinya saat ini.
Asyaf yang merasa di perhatikan oleh kanaya lalu diam seketika .Menatap kanaya sekilas lalu menatap ke arah lain dengan menggaruk garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.
Asyaf kembali melihat kanaya.Tapi saat itu dia tertangkap basah oleh sepasang mata indah milik kanaya.sedang melihat ke arah asyaf.
Mata mereka bertemu hingga saat itu juga mereka membuang muka satu sama lain.
Hening beberapa saat tak ada yang berani membuka suara satu sama lain.
***
Makasih mau baca.
🤗🤗🤗🤗
