chapter 1

42 1 0
                                        

HAJIMERU.

Alhamdulillah, atas rasa bersyukur kepada Tuhanku Allah SWT sebagai mana yang sudah di gariskan dalam pedoman hidupku. sampai saat ini.
dan bagi kalian yang berlainan kepercayaan terhadap TUHAN. bersama kita terus jaga persatuan dan tetap junjung tinggi toleransi dalam beragama yang rukun.

hai aku adalah "Rasa" sebut saja begitu,
aku adalah sesuatu yang sangat senang dalam hal berbagi, apapun itu sehingga aku di berikan kepercayaan untuk menuliskan beberapa bagian dalam hidupku di sini, dan itu jika kalian ingin mengetahuinya. sebagaimana yang mungkin di antara aku dan kamu pernah merasakan hal yang mirip ataupun tak jauh berbeda.

kembali ke Literasi. sedikit pemahaman tentang Literasi. arti dari literasi adalah suatu kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah atau memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis.

Pendapat lain mengatakan bahwa pengertian literasi adalah suatu kemampuan individu dalam mengolah dan memahami informasi ketika melakukan kegiatan membaca dan menulis. Dengan kata lain, literasi adalah seperangkat keterampilan dan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung, serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari.
menurut beberapa artikel yang berhubungan.

di sini pembahasan kita bukan tentang literasi. aku, dan kamu yang saat ini anggap saja sedang berhadapan kita duduk sambil berbagi sedikit tentang tentang apapun itu yang kita bahas, bukan merasa guru ataupun di guruin sebagaimana pengertian sebelumnya kita pahami. aku hanya di beri kemampuan untuk menulis dan kamu sebagai pembacanya tak lain dan tak bukan kita berhubungan sekarang.

Sebelumnya, dengan penuh rasa hormat, aku dan kamu yang menjadi kita akan melewati masa masa dimana kamu dan aku sama melewati beberapa tulisan dari catatan yang mungkin ku anggap tidak cukup baik. dan bagaimana kamu sebagai pembaca, kamulah tuhannya dari catatanku.

dengan menulis menyusun dan merangkai kata tentunya dengan waktu yang cukup lama dengan niat yang kuat serta semangat yang kalian beri ini menjadikan satu patokanku untuk lebih termotivasi dalam menjalani kesan sederhana ini. seandainya kita berbicara lebih jauh lagi tentang kehidupan yang kamu dan aku miliki.

sampai di sini pertanyaan sederhana saja,
apakah kamu mau menjadi pendamping dari setiap bait, paragraf, maupun halaman yang sudah lama aku susun sedemikian rupa ini?

dan jawabannya, hatimu penentu dari semua ini.

sebelum lebih jauh kita bercerita tentang sebuah "rasa" aku adalah orang yang sedang berjuang dalam situasi buruk, tidak di pungkiri memungkinkanku untuk dapat berjalan lagi dan saat aku menuliskan ini, Aku sedang dalam mengalami fase pemulihan setelah tragedi lalu yang merusak beberapa bagian di tubuhku tentunya atas ulah dariku sendiri.
dimasa dengan kondisi yang seperti ini membuatku ingin lebih banyak berbagi cerita dan pengalaman yang munkin pernah atau tidak pembaca alami.

Teruntukku dengan apa yang di beri tuhan oleh ku saat ini, Aku sangat berterimakasih karena darinya aku mulai lebih sadar bahwasanya takdir yang telah di tetapkan olehnya membuatku harus semakin dekat dengannya, dengan demikian aku juga dapat belajar dari sudut pandang lain agar selalu memperbanyak bersyukur lagi dalam pentingnya dikehidupan yang ku jalani.

teruntukku lagi dengan apa yang diberikan tuhan untukku dan untukmu hari ini, besok, dan nanti anggaplah ini sesuatu penghargaan terbesar di dalam nikmatnya kehidupan yang kita alami.

"selalu saja penyesalan itu datangnya terlambat, dan kepada renungan, aku pendamping setiamu"

03.21 Desember 19 2019

Bukan Untuk Disampaikan.Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin