Detik demi detik airhujan mulai turun satu per satu seiring berjalannya waktu air itu mengalir mengikuti alur yang dibuatnya
"Ahhhhh abangg" isak tangis keluar bersamaan dengan suara hujan diluar sana yang begitu derasnya
"Lah kamu ini udah gede kenapa masih suka ngejailin adikmu sihh? Cepat kembaliin" Suara seorang paruh baya yang jengkel kepada anak sulung nya
"Iya mam iya" sambil menghampiri adiknya itu
"Kiss dulu dong" lalu jongkok dan mendekatkan pipinya kewajah adeknya itu sambil menyembunyikan boneka kebelakang punggung nya
"Engggaaaa" sambil teriak jawabnya
"Oh yaudaa" lalu dia berdiri tapi sebelum pergi adiknya itu malah menahannya
"Iyah kiss sini tapi beli candy yang banyakkk ya"
"Iyahhh dehhhh" lalu adiknya itu mencium dibagian pipi kanan,kiri dan kening dan memeluknya
"Ummmm sayangnya abanggg" sambil mencium dibagian pipinya lalu dibalas dengan pelukan
1 jam kemudian
Hujan mulai reda dan air yang turun pun sedikit demi sedikit mulai tidak lagi membasahi tanah
"Assalamu'alaikum" Suara seorang lelaki yang masuk rumah sambil membukakan pintu lalu anak sulung dan ibunya menjawab tetapi Seorang anak kecil langsung lari menghampiri lelaki itu kemudian memeluk kakinya karena badan dia yang masih kecil jadi tidak bisa sepenuhnya memeluk badan papahnya
"Sayangggg" lalu memangkunya dan mencium keningnya sambil sedikit tertawa kemudian berjalan menuju kursi sambil memangku anak itu dan putra sulung beserta ibunya menyalami kepala keluarga itu lalu duduk berbincang bersama keluarga kecilnya.
"Sayangggg liat ini" ucap seorang kepala keluarga itu dan anak bungsunya masih tetap sibuk memainkan boneka
"Adekkk heyy" ucap wanita paruh baya itu dan dia tetap tidak menengok nya
"Candy nih dek" ucap abangnya itu sambil mengambil permen loli di atas meja
"Mauuuuu" sambil lari menghampirinya
"Liat dulu itu papahhh bawa apa" lalu papah nya mengeluarkan sebuah kotak dan memperlihatkan isinya tak lama anak bungsu itu menghampiri
"Yeeeee makasih papahhhh" kemudian memeluknya lalu dipasangkanlah kalung itu yang berbentuk hati dan mereka berbincang dengan diiringi suara hujan di sore hari yang semakin deras.
~
Tok tok tok
"Assalamu'alaikum"
Suara samar yang diiringi hujan deras
"Biar abang yang bukain"
"Walaikumsallam, eh mbakk ayo masuk"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Life
SpiritualDia adalah gadis yang bisa dikatakan sempurna... Pecicilan? Cantik? Aktif? dan orang-orang sangat mengagumi tentang dia gadis yang mencintai Tuhannya dalam diam tanpa orang lain tau selain diriku? Kenapa? Ahhhhh... Sakit... Nafsupun semakin menyeli...
