Kelas 11 ipa dua sangat berisik,masing masing anak melakukan kegitan gabut nya di jam kosong seperti,sebagian cewek di kelas itu tidak henti henti nya bergosip ria,ada juga yang membaca novel,dan lain hal nya dengan cowok, membuat konser dadakan untuk meriah kan jam kosong tersebut,ada yang berperan sebagai penyanyi dan alat nya sepidol seolah olah itu adalah mic,sebagai gitaris pula tidak lain alat nya yaitu sapu,yang sebagai dram,meja di jadikan nya alat untuk di pukul nya pakai kayu,dan yang lain nya hanya sebagai penonton setia di kelas.
"Diam kalian!!"suara bu Dona,membuat seisi kelas menghentikan aktivitas nya masing masing,mereka semua berdiri di tempat nya seperti patung yang tidak bernyawa,karena sekali gerak saja bisa kena semprotan ibu Dona,yang di kenal sangat galak di sekolah rajaksa,hanya anak anak tertentu yang bisa meluluh kan hati ibu Dona untuk tidak marah lagi
"Kembali ke tempat nya masing masing cepatt!"ketus ibu Dona
Mereka pun langsung duduk masing masing tempat dengan rapi dan tidak bersuara semua nya diam membisu.
"Kalian kedatangan teman baru,sini nak perkenal kan diri kamu" suara ibu Dona pun sudah melunak.
Seisi ruangan pun memasang muka penuh tanda tanya,"siapa?"
Gadis itu pun masuk kelas saat di panggil dan memberi senyuman dengan semua anak yang ada di kelas itu.para kaum adam pun bersorak ria karena,bertambah lagi cewek cantik di sekolah mereka.
"geulis pisan ihh"
"Alhamdulillah masih ada peluang dapat cewek cantik"
"Ehh dia duduk sama gue aja"
"Senyuman mu abang gak kuat dekk"
"Gilaa tu pipi habis ketusuk paku?dalem banget,maniss lagi"
Dan masih banyak lagi gerutu para cowok memuji cewek tersebut.
"Perkenal kan diri kamu nak"
"Hy semua,perkenal kan nama aku Atahala,dan aku pindahan dari kalimantan"
"Baik nak,kamu bisa duduk dibangku kosong itu"bu dona pun menunjukkan bangu yang dia maksud.
Kring...kringg
Tidak terasa waktu istirahat pun tiba,yang dari tadi mereka tunggu tunggu,seisi ruangan pun bersorak ria
"Baik lah kalian bisa istirahat sekarang"
Atahala pov
Aku pun meninggalkan kelas ku,meski aku risih dengan bisik bisikan siswa dan siswi tentang ku
"Halla palingan pertama aja polos ntar juga bar barr tu anak"
"Maniss banget"
"Bakal di perbincangan di grup kayak nya"
"Asikk asik bertambah cecan euy"
Dan masih banyak lagi bisikan bisikan yang terdengar.Aku pun langsung melanjutkan perjalanan ku ke kantin,sampai nya aku di kantin,seperti di kelas hampir seluruh penjuru kantin melihat ku,dengan tatapan yang sulit di arti kan,aku berusaha untuk tidak memperdulikan perkataan perkataan siswa siswi yang lain,akhir nya aku mendapat kan tempat duduk untuk makan di kantin
"Lo anak baru?"
"suara berat yang tanya,berarti cowok dong?"batin ku
"Iya gue cowok kok"aku pun lihat ke arah suara itu,betapa terkejutnya aku melihat sosok cowok yang berdiri di depan ku,tinggi,kulit aslii mulus putih lagi,mata coklat terang,dan nama tag nya Aldan Wibisono.aku pun hanya menganguk kan kepala
"Dia manusia asli ga sih?!!!"batin ku
"Gue manusia asli ko,tenang aja"jawab nya sambil mengembangkan senyum manis nya
"Kok dia tau sihh?dia cenayang?"
"Gue Aldan bukan cenayang yaa,kenalin nama gue Aldan Wibisono kelas 12 ipa 1"
"Athala kak" dengan malu malu ku jawab
"Oke,maaf gue hanya bisa kenalan ya,gue tinggal ga papa yaa? soal nya banyak tugas"
"Iya kak"
Dia pun berjalan,lalu terhenti sebentar "oh iya,lain kali kalau mau ngebatin jangan bicara yaa"sambil berteriak lalu,ia berlari
"Malu banget yaaa allah"aku pun menghabiskan pesanan ku yang dari tadi sampai.
Maaf ya gaiss kalau banyak typo😅
Baruu belajar nihh buat cerita hehe,jangan lupa vote nya✨
YOU ARE READING
ATHALA
Teen Fiction"Lo anak baru?" "suara berat yang tanya,berarti cowok dong?"batin Athala "Iya gue cowok kok"Athala pun sontak melihat ke arah suara itu,betapa terkejutnya dia melihat sosok cowok yang berdiri di depan ku,tinggi,kulit aslii mulus putih lagi,mata cok...
