01

497 132 109
                                        

"Aduh nama gua mana sianjir" gerutu alana mencari namanya di papan informasi karena hari ini dia memasuki kelas 12

"nahh ketemu!yeay!eh..eh ada nama tasya juga,yampon gua sekelas lagi sama dia ternyata" ujar alana,

"Al"

"sia...eh tasya,hai kita sekelas lagi ternyata"ujar alana

"hehe iyanih al,gimana kalo kita duduk bareng?"ujar tasya semangat,alana hanya tersenyum dan mengangguk,
  
   Setelah itu mereka pergi untuk mencari kelasnya yaitu kelas 12 ipa 1

"kita duduk disitu aja ya al" ujar tasya menujuk bangku yang kosong,alana mengangguk

Tiba² datang seorang cowok bertubuh seorang atlet, cowok itu duduk dimeja sebelah bangku alana,

"kennath?"sapa alana,cowok itu melirik kesebelah dan tersenyum manis

"gue sekelas sama lo?syukur deh"

Alana menatapnya malas,bagaimana tidak!Alana dan kennath sudah satukelas sejak kelas 11 dan sekarang dia harus satukelas lagi dengan kennath?euwh

"ssstt sttt al,lo kenal sama tu cowo?"bisik Tasya mencolek tangan alana,

   Perlu diketahui,Tasya tipe orang yg sama seperti Alana yaitu homuris,mereka bersahabat dari kelas 10 jadi ya wajar kalau mereka akrab banget

"iya,dia kennath leonard temen gue dari kelas 11"

"kantin yuk al,laper" ujar tasya menyengir kuda:v

"laper² pala lu,tadi aja udah bel sebentar lagi gurunya pasti masuk sya"ujar alana, memang benar bell sudah berbunyi sejak alana dan tasya mondar mandir cari kelas

"ya tapikan al.."

"selamat pagi anak²"ujar pak slamet yg tak lain adalah walikelas mereka

"pagi pakk"

"kalian sudah kenal saya toh?jadi gausah perkenalan yah,saya disini sebagai walikelas kalian....."ujar pak slamet panjang lebar:v

   Bell istirahat berbunyi semua siswa beranjak dari kelasnya menuju kantin
"kantin iam cominggg!!"ujar tasya semangat,alana hanya terkekeh melihat sahabatnya

"al,lo mau kekantin kan?gue nitip dong"ujar kennath

"gak!pergi sendiri sana sama sidingin tuh temen lo" kenapa alana menyebutnya dingin?karena daritadi dia hanya diam saja tidak bicara sepatah katapun

"namanya Vano Alexander al bukan sidingin"ujar kennath lembut

"bodoamat!"ujar alana melenggang pergi,tapi baru satu langkah tangannya dicekal oleh kennath

"gue ikut"ujar kennath menatap alana,sedangkan tasya?dia sudah lari kekantin karena merasa jengah dikacangin oleh alana dan kennath

"nath,lo kan bisa sama Vano"ujar alana kesal

"Vano gabisa katanya,udah ayok"ujar kennath menggandeng tangan alana,sedangkan alana merasa risih karena sesampainya dikantin alana dan kennath menjadi sorotan para siswa

"lo duduk sama tasya biar gue yg pesen makanan"ujar kennath,alana hanya mengangguk dan pergi menuju tempat tasya yg sedang menyantap makannya

"udah neng pacarannya?"goda tasya

"pacaran?siapa?"

"gausah malu² kucing lo,gue tahu tatapan kalian tuh beda"ujar tasya senyum² menggoda alana

"tatapan apaansi,gue sama kennath cuman temen gak lebih!"ujar alana kesal

"iyadeh iya,jan marah dong buboss,tuh pakbos nya datang bawa makanan,eh tapi itu disebelah pakbos siapa?mukanya datar banget kek lempeng"ujar tasya menatap kennath dan cowok yg kek lempeng,

"nih makan"ujar kennath tersenyum,alana mengangguk sebagai jawaban,

"ohiya,gue mau kenalin,dia Vano Alexander sekelas sama kita"ujar kennath memperkenalkan Vano

"udah tahu"jawab alana singkat, Vano  hanya diam tanpa ekspresi

"van kenalin ini alana dan yg satunya tasya"ujar kennath

"hm"

"singkat banget pak"ujar tasya

"kayanya sariawan deh sya" ujar alana,mereka berdua pun tertawa

"nath,tadi bukannya lo bilang kalo vano gabisa kekantin ya?"ujar alana

"hehe,itusi buat alasan doang al"nyengir kennath,

  Setelah menyelesaikan makannya mereka berempat kembali kekelas,sesampainya dikelas ada seorang cowok yg duduk dibangku alana

"emm,permisi ini bukan tempat lo"ujar alana,pada cowok itu,tp cowok itu tidak bergeming dari tempatnya

"woy bocah,minggir!ini tempat kita"ujar tasya,cowok itu mendongak menatap alana dan tersenyum

"hai Al" sapa cowok itu

"lo?"

Hai temen²,ini ceritaa kedua akuu!semoga suka ya!aku buat lagi karena pgn suasana yg beda hehe,cerita yg pertama insyaallah aku lanjut kok,intinya jangan lupa votmen yah!buat kedua ceritaku,ini hasil imajinasi sendiri kok:)jangan bosen² baca😊

Aku Dia & HatiDes histoires addictives. Découvrez maintenant