Prolog

27 3 0
                                        

Gadis itu kembali menjejalkan buku di kopernya yang tak bisa menutup. Dia tak bisa meninggalkan buku-bukunya. Karena ia tau, nantinya ia pasti akan bosan disana jika tak ada kegiatan. Akhirnya memasukkan ke tasnya karena tasnya longgar. Mulai hari ini dia bukan lagi bocah SMA. Entah apa. Dia menatap kembali buku buku yang tersisa di rak khusus yang ada di kamarnya. Nanti akan ku ambil kalau pulang. Gumamnya. Buku buku itu adalah pelariannya saat kesepian. Saat marah. Saat tertekan. Ia akan membaca semua buku bukunya. Gadis itu. Luisa Anjani

****

Lelaki itu menatap keluar jendela kamarnya. Tatapannya yang sayu memang menyejukkan. Namun, ia adalah lelaki yang unik. Dari luar ia tampak kalem, namun sepertinya tidak. Dia lelaki yang cerewet dan banyak tingkah. Namun siapa yang bisa menebak tingkahnya. Biasanya lelaki seperti itu adalah pembuat onar. Tetapi tidak dengannya. Sagara Aditama Rizian. Nama lelaki itu. Nyatanya dia lelaki yang cerdas dengan senyum yang menawan.





Bagian selanjutnya............

SagaraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang