First love introduced you to everything. It could be love that you loved, Love that loved you back, Love that hid well or Love that broke you perfectly.
Banyak orang yang mengkerdilkan perasaan cinta anak - anak SMA dengan melabelinya sebagai "cinta monyet". Padahal semua rasa sayang dan cinta itu sama. Hanya mungkin cara berekpresinya yang sedikit berbeda. Meski sebenarnya tidak ada yang salah dengan anak SMA yang mempunyai rasa berbunga-bunga saat berhadapan dengan orang yang ia suka atau saat merasa patah sepatah-patahnya karena rasa cinta yang hilang atau dicampakan.
Proses mencari yang terbaik adalah salah satu proses belajar yang tidak punya tenggat waktu. Bisa singkat, bisa juga panjang. Bisa berakhir dengan orang yang tidak pernah kita tau, atau dengan orang yang sedekat uluran tangan.
Semua ketentuan sudah digariskan Semesta tapi kadang, saat mereka menemukan yang pertama, mereka ingin orang itu menjadi yang terakhir. Dan itu manusiawi. Sekalipun anak-anak SMA yang menggumamkan doa itu.
"Appreciate the moment of your first, it may be the last time you own your heart"
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
***
Introduction of The Casts:
Akazya Btari Basagita (Tari)
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Seorang gadis berprestasi tinggi, berparas bidadari dan bertutur kata baik.
Persis seperti namanya, gadis ini tumbuh menjadi siswi dengan prestasi menjulang tinggi, mempunyai paras cantik yang mampu membuat banyak siswa laki-laki berebut mengungkapkan perasaannya. Ia adalah perwujudan dewi dengan tutur ramah dan sopan, tapi dengan ketegasan yang mampu membuat setiap orang mendengarkan apa yang ia sampaikan, kehilangan kemampuan debatnya.
Tari, begitu ia biasanya dipanggil, adalah satu - satunya wakil IPS yang berhasil menembus sejarah kepengurusan ketua OSIS MPK di SMA ini setelah belasan tahun hanya ditempati oleh anak IPA. Bukan karena Tari tergolong gadis dengan paras diatas rata-rata sehingga voting yang dilakukan secara demokratis itu memenangkan dirinya tapi karena gadis ini juga punya otak yang paling cemerlang diantara teman-teman IPS nya.