Ketika hujan turun di muka bumi ini, apakah semua manusia berpikir seluruh dunia ini akan di landa hujan secara bersamaan?,apakah saat terjadi hal buruk kepada kita maka semua manusia akan mengerti dengan penderitaan kita?,hanya sedikit manusia yang memikirkan hal itu,karna kebanyakan dari mereka hanyalah mahkluk individu yang mementingkan diri mereka sendiri. Tidak salah lagi,banyak yang mengatakan harta dan tahta adalah tujuan umat manusia saat ini,karna dengan itu mereka merasa bisa mendapatkan segalanya yang mereka mau. Seperti pemerintahan di negara ini yang selalu mementingkan uang dan tahta di bandingkan rakyat,dan bodohnya lagi rakyat di negara ini masih saja mau di bodohi oleh para petinggi di negara ini,dengan cara mengiming-imingi janji-janji palsu untuk negara ini.
Apa sih gunanya pendidikan di negara ini,semua materi yang kita pelajari di sekolah,rumus-rumus yang begitu rumit,sampai buku-buku tebal yang berserakan dimana-mana,kalau semua itu tidak sesuai dengan realita kehidupan saat ini. Di sekolah kita di ajarkan untuk menjunjung tinggi nilai ke jujuran dalam hidup bermasyaraka,di ajarkan untuk disiplin dan tepat waktu,hingga di ajarakan untuk berpakaian yang rapi saat di sekolah. Akan tetapi dalam kenyataannya semua yang di ajarkan di sekolah seolah menggiring kita untuk hidup secara individu. Saat ujian Kita tidak di bolehkan saling membantu. Akan tetapi dalam realita kehidupan saat ada salah seorang yang mendapatkan ujian atau bencan,kita sebagai manusia di wajibkan untuk saling tolong menolong. Terus,apakah pendidikan di negara ini bertujuan untuk menghilangkan rasa kemanusian seorang manusia?
Semua hal tersebut adalah isi pikiran seorang pria yang duduk di halte bus menunggu bus sekolah datang menjemputnya. Dengan muka yang agak sedikit berantakan seolah-olah tak mau menjalani hidup negara yang kotor in ia masih saja melamun dalam pikirannya itu,di iringi oleh tetes air hujan yang jatuh dari langit,kelihatanya cuaca di pagi hari ini sangat tidak bersahabat. Dengan pemikiran seperti itu bukan berarti dia adalah orang dewasa,ia hanyalah seorang siswa yang baru memasuki bangku SMA yang katanya akan memiliki banyak kenangan saat menghabiskan waktu bersama teman-teman saat di bangku SMA. Terlihat begitu banyak para siswa dan sisiwi yang menunggu di halte bus tersebut,sebagian salah satu dari mereka yang ada di halte bus tersebut ada yang sudah kenal satu sama lain dan ada juga duduk sendirian seperti yang di alami Andra,ia hanya duduk dengan tatapan kosong kedepan tanpa mempedulikan orang di sekitarnya,karna menurutnya orang-orang di sekitarnya itu sangat tidak menarik sama sekali untuk di perhatikan.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya bus sekolah tersebut tiba di halte tersebut,para murid tersebut pun masuk secara bergantian dan pelan karna mereka takut baju mereka basah terkena air hujan. Saat Andra memasuki bus terdengar suara seorang wanita yang memanggil dirinya dari arah belakang bangku bus,sambil melambaikan tangannya keatas dia menyuruh andra untuk duduk di samping,dengan tatapan muka yang kosong di berjalan kearah wanita tersebut. Ternyata wanita tersebut adalah teman waktu SMP nya,namanya adalah Salma dia adalah salah satu murid paling pintar di SMP nya.
"tak ku sangka kau juga melanjantukan sekolah di SMAN 1 Negara ini,bukankah sekolahan ini termasuk sekolah dengan kurikulum paling bagus di indonesia. Dan setiap tahunnya sekolah ini selalu mendapatkan selalu mendapatkan posisi pertama dengan nilai UN tertinggi di indonesia. Apa sih yang membuatmu mau bersekolah di sini,sedangkan kau saja waktu SMP cuma masuk peringkat 20 besar di kelas" ucap salma.
Sambil berbicara salma mempersihlakan andra duduk dekat dengan jendela bus.
"aku cuma penasaran saja dengan sekolahan ini" jawan andra singkat sambil berusaha duduk senyaman mungkin.
"hhhmmmm.... kalo boleh tau kau masuk kelas apa setelah lulus tes masuk?" tanya salma.
"kelas D" jawab andra.
"berarti kita satu kelas dong. Katanya sih kelas D adalah kelas dengan nilai paling rendah saat tes masuk,padahal aku sudah belajar dengan keras saat ujian tes masuk,tetap saja aku masuk dengan nilai paling rendah di sekolah ini" ucap salma.
"menurutku itu bukanlah hal yang penting untuk di bicarakan" ucap andra sambil menatap keluar jendela bus.
Setelah berapa menit akhirnya mereka pun tiba di SMAN 1 Negara,banyak yang sudah tiba di sekolah lebih dulu kemungkinan itu adalah para OSIS yang akan mengadakan sambutan para murid baru yang masuk hari,penyambutan tersebut akan di lakukan di gedung aula sekolah yang terletak di samping gedung kantor para guru. Gedung aula tersebut sangat besar hingga bisa mengadakan konser di aula tersebut,ditambah lagi murid baru yang di lulus di sekolah ini hanyalah sekitar 100 murid,yang berarti tidak sampai setangah gedung aula terisi. Dengan hanya sekita 100 murid yang di terima berarti setiap kelasnya hanya menampung sekitar 25 murid. Untuk sekolah dengan kurikulum paling bagus di indonesia wajar saja sih untuk masuk dan bersekolah disini sangat sulit.
"Mari kita berikan sambutan yang meriah unuk ketua OSIS kita" ucap pembawa acara tersubut.
Dengan di iringi tepuk tangan yang cukup meriah ketua OSIS tersebut memasuki panggung aula sambil meminta MIC kepada pembawa acara tersebut.
"Selamat pagi,sebelumnya perkenalkan nama saya Riko Raharja,saya disini menjabat sebagai ketua OSIS untuk periode sekarang. Seperti yang kita tau untuk bisa bersekolah disini tidaklah mudah kalian harus melakukan beberapa ujian dan tes masuk untuk bisa bersekolah disini,dan kalian yang sedang berada di hadapan saya berdiri ini adalah murid yang akan menjadi penompang untuk keberlanjutan negara ini. Seperti yang kalian tau banyak lulusan dari sekolah ini yang kini menjadi ketua DPRD,Gubernur dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka bekerja di pemerintahan negara. Jadi harapan kami selajutnya adalah bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berguna untuk negara ini kedepannya. Dan sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya ucapkan Selamat Datang Di SMAn 1 Negara. Sekian sambutan dari saya,saya ucapkan terima kasih" ucap Riko sang ketua OSISI sambil di iringi tepuk tangan dari para murid baru.
Dengan berakhirnya acara penyambutan murid baru,para murid baru pun di arahkan ke mereka kelas mereka masing-masing oleh para OSIS. Seperti yang sudah kita tau bahwa andra dan salma berada di dalam satu kelas yang sama. Mereka pun mulai mencari tempat duduk mereka yang sesuai dengan keinginan mereka masing-masing,ada yang duduk di paling depan sampai duduk paling ujung belakang,seperti andra yang duduk paling ujung belakang karna dia tidak mau menjadi pusat perhatian di kelasnnya. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaannya dari SMP,bukan berarti dia itu orang yang No Life,hanya saja dia tidak suka membuang tenaganya untuk membicarakan sesuatu hal yang tidak penting.
Bel sekolah pun mulai berbunyi,pertanda jam belajar akan segera di laksanakan pun mulai berkumandang di seluruh bagianan sekolah. Setiap kelas pun mulai di masuki oleh guru wali kelas mereka masing-masing,sama hal nya dengan kelas andra dan salma,wali kelas mereka pun masuk memperkenalkan dirinya secara formal.
"Selamat pagi dan Selamat datang di SMAN 1 Negara,perkenalkan nama Ibu adalah Masrida Wati,ibu di sini bertugas sebagai wali kelas kalian sekaligus menjadi guru matematika untuk seluruh murid 10" ucap beliau sambil berdiri di depan kelas,
"untuk mempersingkat waktu dan langsung memperkenalkan materi yang akan ibu ajarkan kepada kalian,maka untuk perkenalan diri kalian kepada ibu nanti saja,sambil jalan di waktu pembelajaran nanti" tegas beliau tersebut.
Bisa terlihat dari guru yang akan mengajar di sekolahan ini, bahwa mereka di tuntut untuk mengajarkan murid di sekolah ini untuk belajar bukan basa-basi atau pun bercanda seperti sekolah pada umumnya saat pertama kali masuk. Andra yang menyadari hal tersebut pun mulai memandangi guru tersebut,seakan sedang meanalisa guru tersebut.
YOU ARE READING
The Secret
Mystery / ThrillerMenceritakan tentang seorang murid yang bernama andra, dengan kepribadian yang cukup misterius dan masalalunya yang tidak banyak di ketahui oleh teman-temannya, dia mulai menjalani kehidupan SMA yang bisa di bilang cukup rumit. Dengan banyaknya keja...
