#1

1.1K 69 5
                                        

Jika ada yang lebih indah dari intro lagu mungkin itu hidup seorang Alendra Devantara atau kerap di panggil Devan atau Ale. Si anak tunggal yang lahir dari keluarga harmonis dan penuh kasih sayang. Hidupnya nyaris sempurna, tak pernah merasa kekurangan baik dari segi materi atau kasih sayang. Alendra tumbuh jadi anak remaja dengan kepribadian extrovert. Tak heran jika ia di cintai banyak orang.

Pagi ini Alendra sedang sarapan di meja makan bersama ayah dan bundanya. Kebiasaan pagi yang selalu keluarga ini lakukan.

"Gimana sekolah kamu dek?" Tanya Ratih, ibu dari Devan.

"Baik Bun, nggak ada masalah." Jawab Devan menatap manik sang ibu.

"Alhamdulillah kalo gitu, yang rajin belajarnya ya dek." Ucap Ratih mengusap rambut Devan. Anak itu mengangguk dan kembali sarapan.

"Dek, abis pembagian raport liburan yuk." Ajak Rega, ayah dari Devan.

"Kemana Yah?" Tanya Devan antusias.

"Ke Bali aja Yah, bunda kangen pantai." Usul sang ibu. Rega terlihat berpikir, tak lama setelahnya ia mengangguk.

"Ale juga kengan Bali Yah, jadi kita ke Bali nih?" Tanyanya memastikan. Nalendra memang kerap memanggil dirinya dengan sebutan Ale dan yang boleh memanggilnya Ale hanya ayah bundanya.

"Iya, nanti ayah pesan tiketnya."

"Yeee, makasih ayah, ehh tapi boleh ajak Regan sama Nathan nggak?"

"Boleh kalo mereka mau ikut, nanti sekalian ayah pesanin kamar sama tiketnya." Wajah Devan kembali berbinar mendengar ucapan sang ayah.

"Yaudah lanjut sarapan setelah ini kita berangkat." Devan mengangguk dan melahap satu potong terakhir roti selai coklatnya.

"Ini minum susunya jangan lupa." Ratih memberikan satu gelas susu coklat pada Devan.

"Makasih Bunda." Devan meneguk susu itu sampai tandas.

"Udah Yah, ayok berangkat." Ajak Devan setelah meneguk satu gelas susunya.

"Bentar cemong gini ihh anak Bunda." Ratih mengambil tissue dan menyeka bibir Devan.

"Nah sekarang udah ganteng." Ratih merapihkan rambut Devan juga.

"Anaknya terus yang diperhatikan, suaminya nggak nih?" Sindir Rega.

"Hahaha." Devan tertawa dan melihat wajah ayahnya yang memasang wajah cemburu karenanya.

"Aduh aduh sayangnya bunda yang satu ini juga mau diperhatikan ya?" Tanya Ratih berbalik badan dan menatap suaminya.

"Sini-sini bunda rapihkan." Ratih merapihkan baju sang suami dan dasinya. Sedangkan Devan hanya bisa tertawa melihat kelakuan ayah dan bundanya.

"Nah, dua jagoan bunda udah ganteng dan keren, waktunya berangkat, kalian berangkat."

"Iya Bunda." Devan beranjak dari tempat duduknya dan menggendong tasnya.

"Kita berangkat ya sayang, kamu baik-baik di rumah. Nanti pulang mau di beliin apa?" Tanya Rega mengusap pucuk rambut istrinya.

"Ayam geprek depan Indomaret mas." Ucap Ratih sambil memberikan kotak bekal pada Rega.

"Ale nggak ditanyain mau apa?" Tanya Ale protes.

"Emang Ale mau apa nanti ayah beliin?"

"Biasa Yah, Ale mau minuman green teanya starbuck Yah." Jawab Devan.

"Oke nanti Ayah belikan ya."

"Udah ayok ihh nanti Ale terlambat ayah, kalian pacarannya nanti malam aja." Ucap Devan sambil mencium tangan bundanya dan nyempil di tengah orang tuanya.

Alendra Devantara Where stories live. Discover now