" Pandu ihhh... Pelan-pelan dong jalannya. Ini kaki gue sakit anying"
"Bisa nggak sih lo berenti ngikutin gue. Karna nggak semua hal di dunia ini bakalan terus-terusan berporos di dunia lo"
"Pandu... Gue sayang deh sama lo, hehe"
"Jangan ngarepin apapun dari gue. Bukan gue yang bisa bikin lo ada dititik ini sekarang"
"Lo mau nyobain rasa ice cream punya gue nggak? rasanya manis, tapi lebih manisan bibir gue yang lo cium kemaren sih, hehe"
"Bisa nggak sih lo nggak ceroboh?!! Jalan tuh pake mata?!!"
"Mau pink atau biru?"
"Ayok pulang, bentar lagi ujan. Gue nggak mau lo mati disini kedinginan"
"Gue mau punya anak 11 deh. Biar Pandu bisa bikin club bolanya sendiri, haha"
"Bisa nggak sih sehari aja lo nggak menggila?"
"Lo jahat!! Lo sama aja kayak cowok bangsat yang lain. Dasar brengsek."
"Kasih gue alesan kenapa lo tiba-tiba mintak putus, kita ada masalah?"
"Aku cinta kamu, tapi kamu memilih acuh dan pura-pura tidak tau"
"Aku mencintai kamu, tapi aku sadar kasta ku, dan aku sadar posisimu"
TYSINANTISI
YOU ARE READING
Tysinantisi
Teen FictionKetika semesta meminta bulan untuk meminang langit, akankah bulan sanggup melakukannya? Ketika semesta meminta langit menerima bulan, akankah langit menyetujuinya? Dan ketika semesta berharap mereka tak akan pernah di sandingkan dalam satu waktu, ma...
