Terlihat anak kecil berjalan menunduk di area rumah sakit, ia sesekali mendongak menatap ke depan karena takut menabrak sesuatu.
Sesampainya di taman anak kecil itu sedang duduk di kursi taman dengan mengayun ayunkan kaki kecilnya sambil menatap langit yang berwarna biru muda,mengalihkan pandangannya ke sekeliling area taman,hingga tatapannya jatuh pada gadis kecil yang sedang berdiri di hadapan nenek yang berada di kursi roda,gadis kecil tersebut seperti tengah bercerita ria di depan nenek tersebut.
Lalu kemudian gadis kecil itu menatap anak kecil seusianya sedang duduk di kursi taman,gadis kecil tersebut berjalan mendekati anak kecil tadi.
"Hai nama ku mikayla"uluran tangan mungil kedepan dan di balas oleh anak kecil tadi
"Namaku Erlangga"balasnya
"Kamu sakit atau kamu lagi jenguk keluarga kamu kayak aku juga?"
"Iya"ucap anak itu berbohong
Erlangga menatap gadis di depannya ini giginya ompong kulitnya putih dengan rambut di gerai sepunggung dan ada pita merah di bagian kepalanya Erlangga mencoba mengingat itu.
Setelah lama berbincang dan bermain bersama mikayla di panggil sang nenek,
"Eh Erlan aku mau pulang dulu yah,semoga suatu saat nanti kita akan bertemu lagi"
"Iya semoga saja tapi...'bagaimana caranya aku mengenal mu,?"
"Ingatlah suaraku ingatlah mikayla,sampai jumpa Erlan"
YOU ARE READING
Mikayla
Teen Fiction"Eh Erlan aku mau pulang dulu yah,semoga suatu saat nanti kita akan bertemu lagi" "Iya semoga saja tapi...'bagaimana caranya aku mengenal mu,?" "Ingatlah suaraku ingatlah mikayla,sampai jumpa Erlan"
