#1 sekolah baru caca

146 10 3
                                        

"Terima kasih,saya permisi pak" pamit seorg gadis yang berada didalam ruangan kepala sekolah SMA Pertiwi.

"Iya nak" jawab pak wahid--kepsek.

Gadis itu adalah Caca,siswi baru di SMA pertiwi.Caca berjalan menelusuri koridor sekolah yang mulai sepi dan hanya beberapa siswa yang ada di sana karna bel pelajaran sudah berbunyi 15 menit yang lalu.

"Etdah nih sekolah gede bett udah kaya mall aja" kagum Caca yang mengedarkan pandangannya kesisi sekolah.

Brukkk...

"Awhhh"pekik Caca yang merasakan tubuh mungilnya terhantam sesuatu didepannya.

Caca mendongak dan menatap kedepan,seorg cowo dengan postur tegap dan tinggi sedang berdiri didepan Caca.

" kalo jalan pake mata" ucap cowo itu.

"Gue jalan pake kaki!" ujar Caca.

"Lo baru?" tanya cowo itu. "Bukan urusan lo" jawab caca dengan wajah sok datar.

"Ck!gue osis disini,gue yang urus data data siswa dan gue harus tau lo baru atau ga!" jelas dimas.

Yah,cowo itu bernama dimas. Anak osis yang terbilang rajin dan ramah. Tapi dimata Caca,dia tidak ramah sama sekali.

"Oh,terus?" Tanya caca."gue peduli?"tanya caca lagi.

Dimas menaikkan sebelah alisnya tanda bingung."lo aneh"ujarnya.

"Sabodo!" datar Caca lalu pergi meninggalkan dimas yang masih berada ditempatnya.

"Ck!sinting!" umpat dimas.

***

"Anak anak,sebelum pelajaran dimulai,kalian kedatangan teman baru" ucap bu wiwin-walikelas ririn."Ayo masuk" lanjutnya.

Suara derap langkah kaki seseorg diambang koridor kelas 10 Ips 2 membuat seluruh orang yang berada didalam kelas itu menoleh ke sumber suara."hy" sapa Caca.

"Hayyyy" seru siswa.

"Caca!" teriak lia dan ririn bersamaan dan dibalas senyuman dari caca.

"Ayo perkenalkan dirimu nak" perintah bu wiwin.

"Nama gue Zildvinka Salsabilah,panggil Caca aja. Gue pindahan dari jakarta.salken" jelas Caca.

"Baiklah,caca. Kamu duduk di bangku yang kosong"

Aba-aba dari bu Wiwin membuat Caca mengedarkan pandangannya ke penjuru kelas. Sampai matanya berhenti pada seorg cowo yang sekarang menatapnya datar.

"Dimas" gumamnya.

Bu wiwin menatap bingung kearah caca yang masih betah berada di tempatnya tadi."caca ada apa?duduk".

"Eh iya bu" ucap caca yang nyengir kuda kepada bu wiwin yang kini hanya menggelengkan kepalanya.

***

Bel istirahat berbunyi 3menit yang lalu.Caca,Ririn,Fani,Lia,dan Tenri masih berada di dalam kelasnya.Serta Dimas yang kini duduk bersama ririn.

"Ca,kuy ngantin" ajak tenri.

"Eh iya".

Mereka berjalan bersama menuju kantin sekolah.

" duduk dimana?"tanya lia."di situ aja" ucap dimas yang menunjuk bangku kantin yang kosong.

"Okehh" ucap mereka.

"Mau pesen apa nih?gue yang mesen deh" tanya caca.

"Samain aja" ucap mereka bersamaan.

Caca melangkah menuju antrian dikantin.

"Ca.." panggil seseorg membuat caca refleks menoleh.

"Apaan?" tanya caca.

"Biar gue yang pesen,lu tunggu aja sama tuh anak anak" ucap dimas.

"Ok,thanks" seru caca.

"Hm" jawab dimas.

Caca berjalan kembali ke tempat dimana teman temannya duduk untuk menunggu pesanan.Mata Caca menoleh kearah pintu kantin dan menangkap seorg Cowo berpostur tegap dengan senyumannya.

Caca menghentikan langkahnya dan menatap kearah cowo itu.

"Ih itutu anak osis yang katanya ganteng"

"Wanjir senyumnya"

"Fadel murah senyum yah?gatau apa gue meleleh"

"Adik kelas kita ganteng banget girls"

Seperti itu celotehan siswa dikantin yang terdengar oleh caca.

'Fadel' batin Caca.

Tbc:)


ketos and a celebrity girlStories to obsess over. Discover now