"Jadi alasan kamu dulu ngajak secret relationship sama aku apa, Lun? " tanya Kevin.
Kita sekarang berada dicafe untuk bertemu sebelum dipingit selama 2 minggu tidak boleh bertemu atau berkomunikasi oleh pihak keluarga.
"Alasannya adalah aku gak m...
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Minggu pagi yang cerah, Luna terbangun dari tidur nyenyaknya... "Hoaaammmm...Udah jam berapa nih?" gumamnya sembari mengucek kedua matanya.
Luna melihat jam bekernya berbentuk animasi minion. "Okee...Saatnya siap-siap.." Luna langsung bergegas ke kamar mandi untuk mempersiapkan diri.
Luna selalu ingat kata seseorang yang selalu membuat hatinya berdebar-debar setiap kali melihat fotonya, "Jangan lupa olahraga, minimal jogging sekeliling rumah. Biar otak kamu itu gak pusing mikirin pelajaran". Luna tersenyum mengingat pesan dari orang terkasihnya. Sudah menjadi kebiasaanya setiap weekend, Luna menyempatkan diri untuk selalu olahraga.
Setelah membersihkan diri, lalu Luna melihat penampilannya dikaca, "Oke sip. Sudah ready."
Rambut panjangnya yang ia gulung sampai atas, jaket hoodie berwarna mocca, sepatu olahraga berwarna hitam, tak lupa headsheet yang tergantung ditelinganya.
Luna keluar dari kamarnya, menuruni anak tangga dengan sangat bersemangat.
"Pagii semuaa..." sapanya kepada mama dan papanya yang berada diruang makan.
"Pagi sayang" ucap Ira-mamanya.
"Pagi Luna sayangg" ucap Bagas-papanya.
Luna tersenyum, lalu meminum segelas susu putih yang disediakan oleh mamanya. Setelah diteguk sampai habis, Luna langsung bergegas pergi berolahraga. "Luna, jogging dulu ya..." pamit Luna kepada mereka berdua.
Luna bergegas jogging sambil bersenandung lagu yang ia putar menggunakan headsheet...
Dan tunggulah aku di sana... Memecahkan celengan rinduku.. Berboncengan denganmu mengelilingi kota... Menikmati surya perlahan menghilang... Hingga kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku... Lalu kita kembali menabung rasa rindu, saling mengirim doa... Sampai nanti,,, sayangkuuu..
Setelah Luna joggging mengelilingi taman kompleks sekitar 10 putaran. Ia beristirahat sejenak di bangku Taman Kompleks. "Huh.. Capek juga ya.. " gumamnya, sambil mengelap keringat yang menetes di dahinya. Tak lupa, air mineral yang tadi Luna beli sudah diteguk sampai habis tak tersisa.
Drtt.. Drt.. Drt..
My Chocochips ⚡ calling 📞📞
"Hallo...Selamat pagi.. " sapanya dari sebrang sana.
Luna pun tersenyum sumringah, mendengar suara yang sudah dinanti-nantikannya.
"Hallooo... Pagi jugaa..."
"Gimana? Udah jogging berapa kali puteran, pagi ini?" tanyanya.
"10 kali. Capek. " eluhnya.
"Jangan capek doongg... Semangat ya, biar otaknya fressh dan selalu jaga hati ya disana.. " godanya.
"Iyaa.. Iya.. Siap bossque"
"Gitu dong.. Imbangin juga sambil refreshing, jangan belajar terus. Kasihan tuh, otak kamu.. "
"Hmmm... "
Heningg..
"Luna... aku kangen kamu" ucapnya tiba-tiba.
Jlebb,, kalimat yang mengena dihati. Rasa yang Luna pendam selama berbulan-bulan, bohong jika Luna tak merasakan hal yang sama.
"Kangen? Kata apa sih itu?" tanya Luna menahan tawanya..
"Ihh...aku nih bener kangen loh..Malah balik tanya"terdengar suara dengkusan dari sebrang sana.
"Hehe...Iya, iya aku juga kangen kamu kok..."
"Aku pengen ketemu, tapi...belom ada waktu luang nih.."
"Ya seluang waktunya aja. Aku ngerti kok.."
"Tuh kan, aku jadi tambah kangen."
"Fokus dulu sama apa yang didepan mata dan tujuan kamu. "
"Inget ya, jangan macem-macem disana. Jangan deket-deket sama cowok lain. Yang bener sekolahnya. Awas ya.."
"Iyaa, bawell."
"Hiss,,dah dulu ya. Aku mau latihan.Miss you, Luna."
"Miss you too"
Telpon akhirnya ditutup.. Ada rasa tak rela untuk saling mengakhiri sambungan telepon tersebut. Karena keadaan yang menjadi penyebab, rela tidak rela harus siap. Setidaknya mendengar keadaan Kevin yang baik-baik saja disana, cukup membuat hati Luna merasa sedikit tenang. Untuk urusan menahan rindu, jangan ditanya, siapa yang tak merindu.
Setelah sambungan terputus, Luna bergegas pulang, untuk membersihkan tubuhnya dari keringat-keringat yang bercucuran. Setidaknya, ada perasaan yang cukup tenang setelah mendengar kabar dari Kevin.
...
Luna Manda Ribkha, ia seorang gadis SMA kelas 12 yang lebih akrab di panggil Luna. Ia, tinggal di Jakarta bersama kedua orang tuanya. Bagi kalian yang penasaran, siapakah seorang disebrang sana yang sedang merindu?
Jawabannya adalah, Kevin Sanjaya Sukamuljo. Atlet Bulu Tangkis Number One. Siapa yang tidak mengenalnya?
Luna berpacaran dengan Kevin sudah 2 tahun lamanya. Luna mengenalnya ketika mereka bertemu disalah satu cafe dan berujung menjalin hubungan sejauh ini...
Ketika tak sengaja, Luna menumpahkan capuccino late yang mengenai kaos seorang Kevin Sanjaya. Entah ini takdir atau bukan, mereka dipertemukan dengan cara yang bisa dibilang nyeleneh.
Siapa sangka, hubungannya bertahan sampai detik ini dan tidak ada yang tahu. Luna dan Kevin sepakat untuk merahasiakan hubungan ini. Karena mereka merasa, hubungan tidak perlu dipublikasikan. Karena banyak pelakor yang siap mencari celah.
♥♥♥
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.