Bismillahirrahmaanirrahiim
Aku menulis antologi ini sebagai pembuka untuk rangkaian rencana yang akan datang, besok, lusa, dan tiga hari ke depan. Antologi ini singkat, padat, tapi penuh kenangan. Semua yang tertulis di antologi ini adalah karya-karya pribadiku semasa duduk, berdiri, dan makan di kantin SMP. Kalau kamu bertanya kenapa aku mengawali karir mayaku dengan cerita masa lalu, maka aku akan menjawabnya dengan lima kata dan dua tanda baca.
Tidak tahu, ingin saja begitu.
Dirgahayu perjuangan para pahlawan, semoga dilanjutkan.
YOU ARE READING
Reuni, sebuah mini antologi
PoetryHidup adalah upaya mengenang masa lalu, merayakan masa kini, dan memimpikan masa depan.
