01 : Meet her/him

30 4 0
                                        

Beberapa perempuan suka mendekorasi, sama halnya dengan Clara. Gadis itu suka sekali mendekorasi, mungkin lebih tepatnya membuat desain dekorasi ruangan. Hobinya yang satu ini tumbuh sejak kecil hingga dia memutuskan untuk menekuni jurusan desain interior untuk pendidikannya.

"Clara, ayo cepat nanti kita terlambat!" Gadis disebelahnya berseru jengkel melihat Clara yang daritadi masih sibuk menggores pensilnya pada lembar putih itu.

"Iya, iya, sebentar." sahut Clara, buru-buru memasukkan buku sketsanya ke dalam tas saat sadar bus yang mereka tumpangi sudah berhenti di halte tujuan.

Setelah memastikan tidak ada satupun benda yang ketinggalan, keduanya turun. Dan mereka berjalan menuju sebuah gedung besar nan mewah yang tak jauh dari halte tempat mereka turun.

Althera Hotel.

Begitu bangunan itu disebut. Sebuah hotel penginapan terbaik seantero Korea Selatan.

"Kita tidak boleh terlambat. Aku dengar presdir akan berkunjung hari ini." Luna berjalan cepat, diekori Clara dari belakang.

"Tidak akan terlambat, Lun. Ini masih dua puluh menit lagi sebelum jam masuk. Tenang saja." sahut Clara santai. Tapi memang benar, jam saat ini masih menunjukkan pukul 6.40 yang berarti masih ada 20 menit lagi untuk tiba disana dan bersiap diri.

Luna hanya mendengus sebal sementara Clara masih tenang berjalan disebelah sahabatnya itu. Clara memang begitu, pembawaannya santai. Berbanding terbalik dengan Luna yang lebih sering panik bahkan pada hal yang sepele.

Clara sudah mengenal Luna sejak dua tahun yang lalu. Bermula dari pertemuan pertama mereka ketika interview kerja di Althera Hotel hingga tak sengaja diterima bersamaan-Clara di bagian room service dan Luna di bagian receptionist. Kini keduanya begitu dekat dan bahkan tinggal dalam satu flat yang sama.

Tiga menit berjalan akhirnya mereka tiba.

Dan benar saja, ketika mereka memasuki ruang karyawan, semuanya nampak kelabakan untuk bersiap-siap.

"Hei, ada apa?" Clara mengerjap heran lalu secara asal menghentikan salah satu teman kerjanya yang sedari tadi berjalan kesana-kemari mempersiapkan diri.

"Presdir datang, dan Nona Lee meminta kita bersiap dalam waktu lima menit."

"Apa?!" Clara dan Luna saling pandang kemudian dalam detik kelima mereka berlari menuju loker masing-masing untuk ikut bersiap-siap.



***



"Semuanya harap berkumpul sekarang!" Nona Lee berseru tegas sambil menepuk tangan dua kali untuk menarik perhatian seluruh karyawan.

Para karyawan langsung segera berjejer dengan seragam lengkap yang melekat. Semua wajah disana nampak gugup.

"Karena hari ini kita kedatangan presdir. Saya akan memilih beberapa karyawan terbaik yang akan ditugaskan untuk melayani presdir selama tiga hari kedepan."

Desusan kecil mulai terdengar dari para karyawan yang saling berbisik.

"Saya harap bagi yang terpiliih akan memberikan pelayanan terbaik pada presdir. Ini juga menyangkut dengan pekerjaan kalian, presdir bisa saja dengan enteng memecat kalian jika kalian berbuat salah padanya."

Clara menghela nafas dan Luna menyenggol lengannya, "Hum?"

"Taruhan denganku, kau pasti dipilih." bisik Luna.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 06, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Locked Into YouWhere stories live. Discover now