Hidup itu tidak seindah drama korea, tidak semanis cerita dinovel, juga tak seseram adzab indosiar.
Hidup itu indah jika kita bisa menjalani skenario yang telah diberi tuhan, hidup itu akan terasa manis apabila kita menerima dengan ikhlas skenario yang telah diberi tuhan, bahkan hidup itu akan terasa lebih menyenangkan ketika kita menikmati semua skenario yang telah diberi tuhan.
Dan bagi kalian yang terlalu berharap untuk menjalani hidup seperti dinovel atau di kdrama stop dari sekarang, karena jalan hidup seeorang itu berdasarkan apa yang dia lakukan dan apa yang dia perbuat, yaa pada intinya stoplah menjadi dramaqueen.
Sebenar nya aku juga ingin membuka semua topeng palsu ini, tapi aku sadar tidak semua orang bisa menerima keberadaanku. Bahkan aku sendiripun tidak ingin menjadi seperti aku yang dulu ataupun yang sekarang.
Ya.. Karena nasi sudah jadi bubur, beginilah kehidupanku sekarang, dan tidak selamanya aku menyesal juga. Karena sekarang aku sudah mulai bisa menikmati hidupku, dan aku selalu berharap semoga topeng palsu ini bisa membuat kehidupan lebih baik.
Dan inilah aku yang sekarang yang sedang ketawa ketiwi bareng temen-temen, dengan penampilan baruku akhirnya aku punya temen temen yang selalu bikin aku bahagia.
"ehh... Bentar bentar kayanya dari kita bertiga cuman elo deh Mel yang belom nyeritain masa kecil lo."
Iya nama ku Karamel Distari, orang-orang manggilku dengan sebutan Ra atau Mel, dan yang barusan ngomong itu Tita sahabat yang udah nemenin gue selama 2 tahun belakang ini.
"iya gimana sih Mel, gue udah cerita nyampe lo sama Tita tau aib gue masa lo gak cerita sih." Ini Siska, akubmanggil dia Ka karena memang dia paling tua diantara kita kalo kata aku sih dia tuh sesepuh.
"iya iya gue cerita nih...." gue memberikan jeda dan melihat wajah mereka yang penasaran akut.
"berhubung dulu itu gue terlalu bahagia jadi gue gak mau ceritain sama lo pada, nanti lo pada siri ma gue, hehe.." omongku yang ngebuat mereka pada nyesel udah berharap.
"dasar php lo, gue sampe ngeriject telepon dari pacar gue, cuman buat denger cerita lo, eh lo nya malah php." ucap Siska.
Beruntung banget gue punya sahabat kaya mereka, bener kata orang bahagia itu sederhana buktinya, dengan ketawa bareng mereka seengganya gue ngerasaain apa itu definisi dari bahagia.
Waktu, emang bener ya waktu itu segalanya apalagi kalo lagi bahagia gini bareng mereka, waktu tuh kerasa cepet banget. Dan ya sekarang gue balik lagi ke habitat asli gue.
🦄🦄🦄
Gimana kesan di capter pertama nya readers pasti bosen ya😅
Tapi tenanggggg capter selanjutnya ada kejutannya loohhhh....
Gaskeun atuh lur...😘
KAMU SEDANG MEMBACA
M(y)ASK
Fiksi RemajaCerita tentang aku Lashira sahra yang menginginkan untuk hidup normal seperti pada umumnya. Apa yang diceritakan Lashira? Penasaran gak nih? Updet gak tentu, doain semoga mood nya bagus hehe. Tunggu yaaa.... Buat para plagiat mending mundur aja dari...
