Aku terjebak di dunia novel dan menjadi tokoh antagonis yang akan mati tragis!
Setelah diberhentikan dari pekerjaan, aku harus menjadi ratu yang mati tragis dan merelakan suaminya dengan wanita lain?!
Gila!
Ann Bardo adalah seorang gadis berdarah ba...
Aku mencintai mu, melakukan semua apa yang kamu minta. Tapi-
Aku menangis, rasa sakit ini mencabik-cabik dadaku. Kedua tanganku digantung, kaki ku dirantai. Aku bahkan tidak melakukan kesalahan apapun!
Penjara jerujam besi sunyi, dibawah tanah dengan penerangan dua obor. Tanpa makanan dan minuman. Jika kau mau membunuh ku, bunuh aku dengan benar! Berikan aku kasih cinta untuk terakhir kalinya.
..
"AKHHHHHHH!!!!!"
Aku terbangun kaget- apa itu? Mimpi apa itu barusan? Rasa sakit yang mengerogoti dada ini. Rasa sakit yang membekas sampai membuatku menangis tanpa henti. Apa aku mengalami Lucid Dream? Ah tidak. Aku bahkan tidak bisa mengatur mimpi ku.
Rasa sakitnya nyata sampai terbangun pun masih sakit. Tapi- siapa wanita itu? Wanita berambut pirang keemasan yang masih mengukir jelas di pikiran ku. Dia wanita pendendam, tapi itu jelas karena dia merasakan rasa sakit yanh begitu dalam.
Siapa dia? Kenapa rasa sakitnya ada dalam diriku?
Semakin ku pikirkan, hal itu semakin membuat kepala ku pusing dan mual. Tapi rasa sakitnya tak kunjung hilang.
Mungkin ini karena kopi semalam
Aku tidak mau ambil pusing. Aku bergegas mandi dan berberes, hari ini ada ujian mata kuliah.
Oh. Mungkin ini dampak stress akibat terlalu memikirkan ujian? Bisa jadi.
..
Keluar dari asrama, aku bergegas menuruni tangga. Tak sengaja berpapasan dengan 'wanita tua' yang berpakaian agak? aneh. Serba hitam.
Orang ini mau pergi ke pemakaman kah? Aku tak pernah melihatnya, apa petugas baru?
tapi pakaian petugas, tidak serba hitam.
Pencuri???
Aku genggam lengan perempuan tua itu, "Permisi, apakah ibu ada keperluan di asrama?" Sambil tersenyum, aku menatap lurus ke mata perempuan tua itu.
Perempuan itu tiba-tiba melempar sebuah buku tebal, seperti novel ke bawah tangga dengan keras sampai ke lantai basement. Lalu, memenggang kedua tangan ku sangat keras mengepal dengan erat.
Orang gila!!!
Memojokan ku, sampai terpojok di anakan tangga. Matanya melotot tajam, "KELUAR KELUAR DARI TUBUH INI!!! INI BUKAN TUBUH MU!! KELUARRRRR"
Sialan. Aku dilempar sama persis saat dia melempar buku novel sialan itu.
Wanita tua sampah bajingan.
...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.