Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Assalamualaikum semua ^_^ Gue bawa cerita baru niihh... Btw ini cerita bakal diikutsertakan dalam "WWF2019" Wattpadindo writting festival 2019 Chapter 1 bakal di publish tanggal 16 Juli 2019 Soo? Tungguin ya dan jangan lupa votenya.
Happy Reading
••••••••••••••••••
Tuhan menciptakan manusia berbeda beda ada yang dengan kondisi sempurna ada juga yang tidak. Tanaya bersyukur ia masuk ke dalam katagori sempurna dari luarnya sedangkan dari dalam ia mampu melihat kejadian masa lampau saat siapapun itu menceritakan kisahnya.
Dirinya bingung apakah ini termasuk normal atau ada pengecualiannya. Entahlah hanya tuhan yang tahu.
Dia sendiri tidak tahu dari kapan bisa seperti ini yang jelas saat ia membuka mata pada umur lima tahun semuanya sudah seperti ini.
Awalnya biasa saja tetapi lama lama ia merasa jengah dengan potongan cerita orang orang tersebut. Terkadang ia senang jika potongan kejadian tersebut hasilnya masih positif namun jika negatif Tanaya sendiri yang akan menanggung resikonya.
Mau diapakan lagi? Nyerah? Putus asa? Capek? Terus bunuh diri biar bisa hilang?
Sorry to sorry Tanaya bukan pengambil tindakan yang langsung gerak tetepi ia memikirkan dahulu apa yang akan terjadi kedepannya.
Karena tuhan sudah menyiapkan skenario yang terbaik untuk umatnya. Jadilah Tanaya dipertemukan oleh Manusia super tampan tapi nyebelin tingkat dewa seperti Leano.
Mereka berdua melewati bersama masalah ini tetapi tetap saja rintangannya berat sekali ada saja yang ganggu ya namanya juga hidup. Mana asik kalau tidak begitu? Iya kan? Ini kisah mereka berdua, waktu dan memori mereka.
Salam hangat, Tanaya Claudia Gibran dan Aleano Alex pradipta