Pagi ini senyum seorang gadis tak pernah lepas dari wajah bulatnya dia Nandhita Putri Agustin yang sekarang menginjak kelas satu SMA di Sekolah yang terbilang favorit SMA NUSA BANGSA 1.
Bagaimana tidak senang jika Dhita memakai seragam Putih Abu-Abunya untuk pertamakali, yah berarti masa orientasi atau MOS telah usai.
"Dhitaa... kemading yuk buruan" kata Dinda sambil menarik tangan Dhita dengan berlarian. Dinda dia perempuan yang tak sengaja Dhita temui waktu pelaksaan MOS.
Saat melihat nama-nama siswa-siswi yang tertempel dimading ternyata Dhita dan Dinda satu kelas masuk kelas X.B
"Kita sekelas kan!" Kata Dinda dengan sorak kegirangan yang hanya dibalas anggukan serta senyuman dari Dhita.
"Omay omay omay... mata guee gak katarak juga kan" Ucap Dinda dengan ciri khasnya.
"Iyaa Din..." balas Dhita tersenyum
"Yaudah klo gitu kita harus duduk berdua. Oke" tarik Dinda.
Dhita hanya pasrah mengikuti Dinda kesana kemari mencari kelas mereka toh, mereka juga satu kelas kan. Saat mereka masuk kelas X.B Dinda langsung menarik Dhita duduk di depan pojokan.
"Kenapa gak di tengah aja sih Din? " tanya Dhita karena menurut Dhita duduk dipojok sering membuat ngantuk apalagi tempat duduk yang mereka tempati dekat AC.
"Kan deket AC Dhit" balas Dinda sambil nyengir.
"Oh iya Dhit lo ikut eskul apaan? " tanya Dinda.
"Satgas " blas Dhita mantap.
"Ngapain ikut Satgas gak asik ah lo" kata Dinda.
"Satgas kan asik bisa berantas siswa dan siswi yng sering ngelanggar peraturan kaya lo nih contohnya. " ucap Dhita sambil tertawa.
"Eh gila lo tega " balas Dinda
"Yah enggaklah aku ikut Satgas buat nambahin temen kan Satgas banyak banget yang ikut "
"Eh atau jangan-jangan ada kak Anta kan kan Anta ketuanya " tebak Dinda dengan menaikan alisnya naik turun.
"Ihh gak gitu Diin" balas Dhita sambil menggoyang-goyangkan tangan Dinda.
"Ah udah ah gue laper ikut gak?" Tawar Dinda
"Ikut ikut" kata Dhita
Saat perjalanan menuju kekantin mata Dinda menangkap sosok most wanted diaa Aldino Alfredo.
"Dhitaa kak Aldi ganteng banget yak" kata Dinda yang matanya hampir lepas melihat sosok Aldi.
"Mana? Din... yahh mulaii deh gua dikacangin"
"Untuk seluruh anggota baru ingin mendaftar SATGAS harap berkumpul di ruang Satgas dekat secret osis sekarang! "
"Eh buset dah ngegas dia" Kata Dinda yahh sebab Dinda terkejut.
"Diulangi sekali lagi untuk seluruh anggota baru yang ingin mendaftar Satgas harap kumpul diruang Satgas dekat secret osis se.ka.rang oke terima kasih "
"Yah udah Din gue daftar satgas dulu yah takut telat bye Dinda " ucap Dhita sambil melambaikan tangan.
"Yah yah DHITAA GUE MAKAN SENDIRIAN NIH eh buset ditoleh aja kagak " gerutu Dinda.
🐳🐳🐳
RUANG SATGAS
"Perkernalkan nama kakak Ananta Pradipta panggil aja kak Anta. Oke adik-adik kalian taukan eskul Satgas itu tugasnya lumayan susah, karena kita itu udah kaya polisi yang ngejer buronan jadi kalian harus siap siaga dan siap budekin kuping saat orang orang bicarain kita terutama BADBOY dan anak anak yang gak naati tata tertib sekolah " kata kak Anta selaku ketua eskul.
"Sebelum itu kakak bakalan tanya visi kalian masuk Satgas dek " ucap Anta yang ngebuat semua meras binggung saat hal ini ditanya.
"Nah coba yang itu yang duduk sendirian " tunjuk Anta.
"Aku kak" kata Dhita seraya menunjuk diri sendiri
"Iyalah. Ayo dek apa Visi atau tujuannya" tanya kak Anta
"Tujuan aku ikut Satgas mau membrantas anak anak yg gak tau aturan terutama anak anak yang suka bikin onar disekolah " kata Dhita lancar
"Dibrantas? Emang mereka mau dibunuh" kata kak Anta yang sontak membuat semua yang ada diruang satga tertawa geli.
"Eh... bukan gitu kak maksudnya aku bakalan ngehukum siapapun yang ngelanggar aturan sampai dia yang ngelanggar itu kapok kak gak gitu lagi" kata Dhita
"Hukuman? Misalnya? " Tanya Anta
"Seperti bersihin WC 1 bulan, baca buku tiap hari 2 bab, dan..."
"Eh cukup gue suka tujuan lo buat anak nakal disekolah jadi pinter yah boleh juga " potong Anta
"Oh ya bsok loh langsung gue tugasin buat ngerazia anak kelas XI.A3 yah" sambung Anta
"Jadi aku langsung diterima kak " ucap Dhita dengn senyum
"Iyaa kalo gitu lo boleh kembali kekelas untuk nyambung pelajaran " balas Anta
"Oke makasi yah kak"
🐳🐳🐳
Sesampainya Dhita dikelas ternyata tidak ada guru yang mengajar berarti kelas Dhita bebas dong.
"Hai Din" sapa Dhita dengan sumringah
"Ngapa lo bahagia banget " balas Dinda dengan menaikkan satu alisnya
"Guee keterimaa langsung di satgas ahh senengnya tanpa seleksi lagi " kata Dhita bahagia
"Males ahh, ntar kalo lo tugas gue kena lagi " ucap Dinda cemberut
"Ehh aku gak ditugasin dikelas sepuluh, besok aku ditugasin di kelas XI.A3 "
"What! Seriously?!" Kata Dinda sedikit besar yang sontak membuat semua orang menoleh.
"Bisa gak sih kecil-kecil. Kenapa emangnya? " ucap Dhita
Maaf gaes baru pemula nulis
Yah wajar sih yah masih bnyak typo
Jangan lupa buat tekan bintang biar aku uploadnya semangatt
Terimakasih🖤
YOU ARE READING
Dia BADBOYku
Teen FictionAku itu paling gak suka jika berurusan dengan seorang yang gak tau aturan sekolah, suka bikin onar, hobinya berantem, sok jagoan, yah walaupun mukanya ganteng diatas rata rata dan dipuja banyak wanita aku tetep gak suka sama seorang yang termasuk go...
