Pertama - Aku

45 7 3
                                        

Hai namaku Aluna Andriani kalian bisa memanggilku Aluna atau Luna. Usiaku 19 tahun dan hobiku adalah menyanyi. Sekarang Aku duduk di bangku kuliah semester dua, seharusnya sih aku duduk di semester empat tapi karena setelah lulus SMA aku tidak langsung melanjutkan kuliah maka ya disinilah aku sekarang mahasiswi semester dua jurusan ilmu administrasi negara  fakultas FISIP UNTAG SEMARANG.

"Gimana tugas buat besok udah jadi belum?" tanya gaby salah satu sahabat Aluna di bangku perkuliahan.

"Tenang aja deh Gab gausah panik gitu, nilai hanya titipan dosen  jadi gausah di bikin pusing gitu." jawab Aluna dengan santai.

"Eh dasar ni bocah sarap satu ini minta di ruqyah ya kamu Lun. Kamu bilang tenang, tenang gundulmu itu ini dosen killer yaallah nasib Aku buruk banget punya sahabat modelan kayak kamu gini. Seriusan gaguna banget punya sahabat modelan kayak kamu itu karena gabisa ngasih Aku saran atau ide ide cemerlang gitu." jawab Gaby dengan kesal.

"Sabar cintah, lagi PMS ya situ. Sensian amat jadi orang padahal amat aja enggak sensian orangnya hehehe." jawab Aluna nglantur sambil cengengesan.

" auu ah gelap." Gaby sudah pasrah bebicara dengam Aluna.

Ya memang mendekati UAS seperti ini pasti mereka akan di cerca habis habisan oleh tugas dari para dosen. Tugas adalah hal yang paling wajib bagi mereka karena nilai IPK mereka di tentukan dari nilai tugas, absensi, dan UAS karena apa mereka adalah mahasiwi kelas reguler sore atau lebih tepatnya kelas karyawan atau bahasa lebih keren atau gaulnya mahasiwi ekstensi padahal intinya mah sama aja mereka itu kuliah di unniversitas kelas karyawan yang mirip mirip kayak kuliah di unniversitas terbuka gitu yang berangkat cuma di hari senin, selasa, dan rabu bahkan masih sering libur meskipun cuma kuliah tiga hari doang dikarenakan benturan jadwal sama tempat lain lah, sibuk lah, kena macet lah, dan masih banyak lagi alasan yang membuat jadwal kuliah mereka yang sudah sangat minim itu masih ada jadwal kosong.

****

Sore ini lebih tepatnya senin sore kali ini keadaan kelas D cukup gaduh sekali karena mayoritas dari penghuni kelas itu belum selesai mengerjakan tugasnya.

" woy contekin tugas nya dong"

" eh emang sekarang ada tugas"

" anjirrr Aku salah print"

" astagfirullah tugasnya ketinggalan di rumah"

Itulah teriakan teriakan yang sangat bising yang membuat kelas menjadi sangat gaduh dan ramai. Mereka sangat was was jika nama mereka di panggil untuk maju kedepan untuk menyampaikan presentasi dari tugas yang mereka buat.

Dan seakan dewi fourtuna berpihak kepada para mahasiswa, saat Rani sang Komting datang ternyata dia membawa kabar yang sangat membahagiakan bagi para mahasiswa kelas D.

" hallo teman teman, dimohon perhatiannya" ucap Rani sambil menggebrak gebrak meja karena kondisi kelas yang sangat gaduh.

" apasih ran kalo mau ngasih pengumuman nanti aja abis selesai kuliah ini lagi ada masalah urgent yang harus di selesaikan nih." jawab Agung salah satu mahasiswa kelas D.

" Iya nih pengumumannya ntaran aja, tugasnya pak killer lebih penting nih ntar kalo enggak selesai dia malah ngamuk ngamuk dikasih E ntar IPK kita." ucap Danif

" Oke yaudah terserah kalian padahal aku cuka mau nyampein kalo pak killer enggak jadi masuk." jawab Rani kesal.

" Apa seriusan ndak masuk Ran? terus tugasnya gimana?" tanya Nafa.

"Tugasnya tetep dikumpulin tapi kita gajadi presentasi karena ini kan udah pertemuan terakhir kita sama pak killer gitu katanya. Nanti kalo udah jadi semua tugasnya kumpulin di aku ya nanti aku titipin tugas kita ke TU."

"subahanallah"
"alhamdulillah"

Dan masih banyak lagi ucapan syukur atau bentuk ekspresi kebahagian dari mahasiswa kelas D. Seakan baru mendapatkan angin segar dari surga akhirnya untuk merayakan ketidak hadiran pak killer mereka memutuskan untuk makan mi ayam di depan sekolah aja.

Kenapa di depan sekolah, karena untuk mahasiswa ekstensi atau reguler seperti mereka tempat perkuliahan mereka bukan di kampus utama yang ada di semarang melainkan di daerah mereka masih masing. Jadi dari pihak kampus membayar sewa kepada salah satu sekolah untuk di sewa gedungnya untuk tempat berlangsungnya perkuliahan dan baru saat ada acara acara penting atau perkuliahan penting atau seminar penting baru deh kita kita yang kuliah di daerahnya ini pergi kuliah ke kampus utama yang ada di Semarang.

LukaWhere stories live. Discover now