Hai hai Yoerobun walcome di cerita baru akyu (alay)
Cerita ini sebagian itu asli dan sebagian itu fiktif
Mungkin ini bakal beda ya ceritanya sama cerita cerita yang sebelumnya and bakalan sering Update juga karna udah lama juga mikirin alur cerita ini, so langsung aja ya
HAPPY READING
-
-
-
-
-
Park Byull adalah seorang remaja yang cantik manis lugu dan polos. Usia nya baru menginjak 21 tahun. Dia anak ke satu dari empat bersaudara tiga perempuan dan satu laki-laki . Adik ke dua nya bernama Park Nara, adik ketiga nya bernama Park Hyona dan adik keempat nya bernama Park Sojung. Sudah empat tahun mereka di tinggal kan oleh ke dua orang tua nya karena mencari uang di kota besar seperti seoul. Mereka tinggal bersama dengan nenek mereka yang bernama Lee Jihyun.
Karena sudah terlalu lama Byull dan adik adik nya merepotkan sang nenek Byull berinisiatif untuk berhenti kuliah dan membantu nenek nya mencari uang.
"Yaaakk Park Byull" teriak seorang Namja dari arah belakang Byull dia adalah pria yang selalu menemani Byull sejak dia umur 8 tahun nama Kim Hansung
"Yaak Hansung - ah kenapa kau sangat suka mengagetkan ku?" kesal Byull terhadap sahabat karib nya itu
"kenapa kau selalu melamun?apakah ada masalah?" tanya Hansung
"an -aniyo, aku baik baik saja" jawab Byull bohong kepada Hansung
"Hei dengar lah kita bersahat sudah hampir 13 tahun, aku menganggap mu sebagai adik ku, kau tak perlu berbohong dengan ku?!" ujar Hansung menjelaskan kepada Byull
Hansung adalah laki-laki yang sebagai sahabat, kakak, serta orang tua pengganti untuk Byull usia mereka terpaut 2 tahun. Banyak yang mengira kalau mereka itu berpacaran tapi itu semua hanya perkiraan orang orang yang tidak tau hubungan Hansung dan Byull. Hansung sangat menyayangi Byull dia benar benar orang yang begitu baik dan perhatian terhadap Byull begitu juga dengan Byull dia sangat berterima kasih kepada Yang Maha Kuasa karena telah di pertemukan oleh Hansung. Jadi tidak bisa di pungkiri bahwa kedua nya saling mengenal kepribadian satu sama lain bahkan ketika salah satu nya ada yang berbohong itu sangat mudah untuk di ketahui. Seperti saat ini Byull sedang berbohong kepada Hansung.
"Hansung - ah aku sedang memikirkan bagaimana nasib ku dan juga adik adik ku kedepannya" jawab Byull sambil menatap mata Hansung
"Kenapa kau menghawatir kan hal itu? Kan masi ada aku yang akan menjaga mu dan adik adik mu" ucap Hansung sambil memegang pundak Byull. Hansung tau betapa susah nya hidup Byull saat ini
"Kau akan pergi menjalani kehidupan mu sendiri, aku tak kan bergantung ke pada mu untuk selamanya kan?kau akan punya keluarga sendiri nantinya" ucap Byull yang sambil berkaca kaca
"Hei dengar walau pun nanti nya aku mempunyai keluarga sendiri, percaya lah kau akan selalu menjadi bagian dari hidup ku" saut Hansung sambil menangkup kedua pipi Byull
"Lagi pula kenapa kita tidak membangun keluarga bersama saja?" tambah nya lagi ingin mencairkan suasana
"Yaak Hansung - ah aku tidak mau memiliki suami seperti mu, kau terlalu penakut bahkan dengan kecoa saja kau takut dan menjerit" ujar Byull yang sedang mengejek Hansung
"Kenapa kau selalu mengejek ku dengan hal itu? Aish kau ini" ucap Hansung yang langsung menggelitiki perut Byull
"Heii hentikan Kim Hansung" pinta Byull sambil tertawa kencang merasakan geli di perut nya
"ini hukuman untuk mu Park Byull" ucap Hansung yang menghentikan tindakannya
"aaa sudah lah aku lelah tertawa" ujar Byull sambil duduk di bangku pinggir jalan
"Aku senang melihat mu tertawa dari pada merenung seperti tadi" ucap Hansung sambil menatap Byull
"Terima kasih karna selalu ada di dekat ku" saut Byull menatap balik tatapan Hansung
"aah nee, hmm omong omong kau sedang apa berkeliaran di jalanan?" tanya Hansung
"aku sedang mencari pekerjaan, aku ingin membantu nenek ku" jawab Byull sambil membuang napas pelan
"Bekerja? Apa kau tidak Kuliah lagi? " tanya Hansung yang kaget mendengar bahwa sahabat nya ini mau bekerja padahal dia belum lulus kuliah
"aku rasa ini saat nya aku membantu nenek dan orang tua ku mencari uang" jawab Byull sambil menatap langit langit jalanan yang sudah mulai gelap
"kau selalu membuat ku bangga akan keputusan dan prestasi mu itu" jelas Hansung
"ahh sebaiknya kita pulang hari sudah semakin gelap dan cuaca pun semakin dingin" tambah nya lagi
"Rasanya aku masi ingin di sini"
"Sudahlah ayo pulang aku akan membantu mu mencari pekerjaan, tenang lah" ucap Hansung yang sudah beranjak dari duduk nya
"Jinjja? Kau mau membantu ku?" tanya Byull dengan antusias
"Kapan aku tidak membantu mu dalam hal hal positif? Eoh?" jawab Hansung menatap malas ke arah Byull
"ahh nee nee, gomawo" saut Byull sambil mengembangkan senyum nya
Hansung dan Byull akhirnya berjalan pulang bersama. Mereka sudah lama tidak menghabiskan akhir pekan bersama karena ke sibukan masing masing
Hari sudah larut Hansung dan Byull pun sudah sampai ke rumah mereka kini di rumah Byull terlihat seorang perempuan tua yang sedang menyiapkan makan malam siapa lagi kalau bukan nenek Jihyun
"nek sini biar ku bantu" ucap Byull yang mengambil makanan yang di bawa nenek Jihyun dan di letakkan di atas meja makan
"gomawo" saut nenek Jihyun singkat
Sekarang semua sudah kumpul di meja makan. Mereka semua sangat lahap memakan makanan nya. Kebahagiaan tersendiri untuk Byull melihat itu
"Nenek" panggil Byull di sela sela makan nya nenek Jihyun pun yang mendengar menyaut
"Hmmm ada apa?" tanya nya tanpa berpaling dari makanan nya
"Mulai besok aku akan berhenti kuliah dan mencari kerja" lanjut Byull sontak perkataan nya membuat semua orang terdiam termasuk nenek Jihyun
"Apa kau tidak salah bicara?" tanya nya untuk memastikan lagi
"ani" jawab Byull singkat
"Lalu bagaimana dengan beasiswa yang kau dapat? Bukan kah kau akan rugi menyi nyiakan itu?" tanya nenek Jihyun tak habis pikir
Byull menarik napas pelan dan berkata "aku akan mengundurkan diri dari daftar siswi yang menerima beasiswa, aku rasa kini saat aku untuk membantu nenek mencari uang, aku dan adik adik ku sudah sangat merepotkan kan mu" jelas nya yang sempat meneteskan air mata
Nenek Jihyun sebenarnya tidak pernah menyuruh Byull untuk bekerja karena dia tau Byull sangat ingin menjadi seorang Bidan, dan dia berhasil mendapat kan beasiswa kuliah jurusan kedokteran sekarang malah dia ingin mengundurkan diri
"Nak kau dan adik adik mu tidak pernah merepotkan ku, aku sangat senang karena hari tua ku ada yang menemani" jelas nenek Jihyun
"Tapi kau berhak menentukan jalan hidup mu" imbuh nya lagi
"Terima kasih atas dukungan nya" ucap Byull sambil menarik sedikit sudut bibir nya senyuman palsu
"Aku selalu ber do'a agar kalian semua menjadi orang orang yang berhasil" ucap nenek Jihyun setelah menetes air mata haru nya
Ke empat cucu nya pun secara bersama mengucapkan "Amiin"
Entah mengapa makan malam ini menjadi begitu haru. sangat terasa sekali kasih sayang keluarga kecil ini
Bersambung...
Gimana ni menurut kalian perlu di lanjut ngga cerita nya komen ya...
Jangan lupa pencet bintang di pojok kiri itu...
Gomawo udah baca and vote nya
Happy Enjoy
YOU ARE READING
TAKDIR ~ KTH
RomanceSeorang perempuan yang beruntung mendapat kan cinta dan kasih sayang dari seorang pria yaitu Kim Taehyung. Pria yang Tampan Kaya Dewasa Perhatian dan juga Penyayang. Banyak wanita yang ingin manjadi Byull karena keberuntungan yang dia dapat
