Hembusan angin lembut membelai rambut Nayla yang terikat rapi. Gadis itu menutup matanya nampak masih menikmati hembusan angin dari rooftop sekolahnya.
Tanpa ia sadari kini tengah ada orang yang mendekat ke arahnya berniat mengusik ketenangan di tempat itu.
"Weis, queen galaxi kayaknya lagi galau nih" Ucap seseorang yang kini berdiri di sebelah Nayla tanpa merasa bersalah.
Nayla menghembuskan nafasnya gusar. Sejak saat itu orang yang kini berdiri di sebelah Nayla selalu saja mengganggunya.
Nayla mebalikan badannya sambil melipat tangannya di depan dada. Sambil menatap orang yang kini tampak asik mengunyah permen karet yang dibawanya.
"Bisa gak sih, sehari aja Lo gak gangguin gue?, Bosen tau gak liat muka Lo".
"Bosen atau takut jatuh cinta sama gue?" Ucap orang itu sambil menyeringai.
"Nah ini nih, yang bikin gue kesel. Kepedean Lo yang tingkat dewa ini nyebelin tau gak!. Muka kayak keledai aja di bangga-banggain" Ucap Nayla sambil tersenyum mengejek.
"Enak aja Lo, muka kayak keledai-keledai gini banyak yang mau lho".
"Yang mau katarak kali matanya. Makanya gabisa lihat jelas muka si keledai ini".
Setelah itu Nayla beranjak untuk meninggalkan rooftop. Tapi cekakan tangan menghentikan langkah Nayla.
"Mau kemana Lo?, Urusan kita belum selesai".
"Sayangnya gue gak peduli" Ucap Nayla sambil berusaha melepaskan cekalan dari tangan Bintang.
"Tapi gue peduli sama lo"
'Deg'
Suara Bintang berhasil menghentikan aksi Nayla.
*****
Hai guys,
Gimana menurut kalian prolognya?
Kalau kurang maklum ya, soalnya ini cerita pertama.
Jangan lupa vote and komen ya!
YOU ARE READING
Nayla
Teen FictionNayla Pricilla Angkasa, siapa yang tidak mengenal Nayla? Gadis cantik yang mempunyai body goals, otak yang pintar dan pandai bermain basket sehingga ia mendapat julukan Most Wanted Girl di Sma Galaksi. Bintang Putra Vernando sering dijuluki 'Badboyn...
