"INDRI!! KAU YANG BENAR SAJA!! HAL SEPERTI ITU KAU TIDAK BISA?!!" bentak Rendy
"i-iya maaf ka" ucap Indri sambil menunduk
"kau sudah berapa lama latihan?! Begitu saja tidak bisa!" bentak Rendy
"iya ka maaf" ucap Indri
"kau sudah diajarkan cara pasang tandu dengan benar kan?" tanya Rendy dengan nada kesal
"sudah ka" ucap Indri masih tertunduk
"LALU KENAPA MASIH TIDAK BISA?! AKU TAU KAU MASIH KELAS 10 DAN BELUM TAU BANYAK TENTANG TANDU. TAPI KAU SUDAH KU AJARI" Rendy kembali membentak Indri
Tes
Air mata Indri meluncur begitu saja. Sakit, sangat sakit yang sekarang Indri rasakan. Dengan cepat ia menghapus air matanya kasar.
Bagaimana bisa ia melakukan kesalahan seperti itu. Pikirnya itu sudah benar dan ia tentu mengingat cara memasang tandu dengan benar.
"Hei, aku tidak menyuruhmu menangis" ucap Rendy dengan nada sinis
Indri masih diam, ia bingung dengan kesalahannya.
'ada apa dengan ka Rendy?? Kenapa dia jadi galak seperti itu?? Sebelumnya juga aku tidak ada masalah dengannya' batin Indri
"kenapa diam saja?! CEPAT PASANG ULANG!" titahnya sambil menjuk ke arah tandu yang ada di samping Indri
"i-iya ka" ucap Indri lalu kembali dengan posisi jongkok membetulkan tandunya.
.
.
Indri pov✔
'ka Rendy kenapa sih?? Biasanya dia kan sering bercanda dengan ku. Kenapa jadi galak seperti itu, menyeramkan sekali' bantiku sambil bergidik ngeri
Ketika aku sedang menyelesaikan tanduku yang setengah jadi, tiba tiba sahabatku Chika mendatangiku
"Indri" panggilnya
"hm?" tanyaku tanpa menoleh ke arahnya dan tetap fokus pada tanduku.
"kau tidak apa-apa kan??" tanya Chika
"tidak kok" ucapku
"HEI KALIAN BERDUA!" teriak ka Rendy sambil menunjuk ke arah kami ~aku dan Chika
Kami berdua langsung menoleh ke arah ka Rendy. Ka Rendy menatap ke arah kami dengan sorotan mata yang tajam
"siapa yang menyuruh kalian berdua mengobrol?!" tanya ka Rendy
"emmm.. Tadi Indri yang mengajakku mengobrol ka" ucap Chika sambil menunduk lalu pergi ke kelompok pp.
Daguku langsung merosot ketika Chika berkata seperti itu. Bagaimana bisa?? Jelas jelas tadi dia yang menghampiriku dan mengajakku mengobrol
"Indri! Kau ini kenapa sih?! Bisa tidak kau serius ketika sedang berlatih hah?!" tanya ka Rendy
'kau yang kenapa?? Cenayang mana yang merasuki tubuhmu??' ujarku dalam batin
"tapi ka buk-"
"jangan mengelak! Sekarang kau pergi ke ruang uks dan ambil map berwarna merah disana!! " titah ka Rendy
"... Dan jangan berani beraninya kau membuka map itu" peringatnya
Aku hanya mengangguk, lalu aku melangkah kan kaki ke ruang uks yang berada lumayan jauh dari lapangan tempatku berlatih sekarang.
At uks~
"ck! Ada apa dengan semua orang hari ini?! Kenapa mereka begitu menyebalkan?!" ucapku kesal
YOU ARE READING
Cinta sendiri
Teen FictionJika kau berniat untuk mengajakku terbang tinggi, seharusnya dirimu tidak menjatuhkan diriku sebelum sampai di tempat yang di tuju
