Bagian 1

30 4 0
                                        

HAPPY READING TEMAN TEMAN,JANGAN LUPA SEBELUM BACA DIPENCET VOTE NYA YA DAN JUGA FOLLOW,GAK AFDOL KALAU SUKA CERITANYA TAPI GAK TAU YANG NULIS HEHEHEHE........:)







Kring..kring..kring...

Seperti biasa saat jam menunjukan pukul 06.15 diadakan limabelas menit bersih semua siswa segera membersihkan kelas  maupun halaman depan kelas dan hal ini yang paling ku tunggu-tunggu sedari tadi!!.....

'Tak tak tak tak'..

"Suara langkah itu".aku buru-buru keluar kelas karna aku tahu siapa yang akan datang kesini.

Benar saja orang itu yang datang,dengan pakaian rapi,sepatu yang sedikit mengkilat,dasi yang melingkar sempurna dileher,rambut yang dijambul sedikit,tatapan lurus kedepan,tinggi yang semampai,kulit putih bersih,mata yang bersinar,hidung mancung,dan sesekali tersenyum.Siapa yang tidak akan heboh jika ada seorang cowok yang ber berpenampilan seperti itu,ADAM GEANDINO VALIR ADITYA cowok wastern itu memang selalu jadi pusat perhatian semua siswi di SMACE.

"Gila men ganteng banget yak mantan ketos,meleleh dedek".tiba-tiba ghea nyelonong dari belakang ku dan berusaha melihat keindahan ukiran tuhan.

"Alah lo mah,dia tuh cowok gue".kataku sambil masih memandangi kak adam yang sedang memeriksa halaman depan kelasku.

'Tak'

Satu jitakan mendarat di keningku,aku hanya mendengus kesal sembari terkekeh.

"Ngipi lo ketinggian koala jepang,kak adam mana mau sama cewek kucel kayak lo,lihat diri lo,rambut acak-acakan,poni ga karuan kemana,cupu lagi".ucap ghea sembari menatapku dengan tajam.

"Jahat banget sih lo,sahabat sendiri dibilang koala jepang,mana dikatain kucel lagi,sendirinya ngaca mbaknya".ucapku juga tak mau kalah dengan ghea.

"Andai aja ya cha kita jadi ceweknya kak adam,pasti beruntung,udah ganteng,pinter,ketos mana baik pula huftt...".

Aku hanya menatapnya yang masih fokus memperhatikan kak adam dengan tatapan ingin tertawa.

"Pftttt".

"Lo kok ketawa sih,gue serius".kini ghea benar-benar kesal padaku.

"Gini ya ghea sayang,kita dapetin kak adam itu udah kayak mimpi diatas mimpi,gak akan kesampaian".kataku sambik tertawa terbahak bahak.

"Kita? Elo aja kali".ucapnya sewot padaku.

Aku hanya menanggapi perkataan ghea dengan tertawa dan masih memperhatikan kak adam,memang aku dan ghea sudah bersahabat sejak kami duduk dibangku SMP hingga sekarang jadi tak ayal jika sikap kami memang nyablak satu sama lain.

Saat aku masih fokus memperhatikan lekuk wajah kak adam yang  hampir sempurna itu,dan berfikir apa wajah sebaik dan setampan itu terlihat seperti berandalan karena akhir akhir ini banyak kabar jika kak adam adalah seorang bad boy yang menggunakan popularitasnya sebagai kedok.

Aku berusaha menyipitkan mataku,aku ingin memastikan apa benar tampang kak adam mirip berandalan.

DEG

ABICAWhere stories live. Discover now