Sebuah mobil Honda Brio Satya hitam berhenti tepat didepan gerbang sekolah SMA Adipura. Seorang gadis dengan rambut panjang lebat yang dibiarkan terurai itu turun dari mobil dengan pakaian khas anak SMA yaitu Putih-Abu, Terkesan rapi.
Setelah memberi aba-aba pada supir nya untuk segera pergi, gadis itu pun berjalan memasuki gerbang sekolah dengan pandangan lurus kedepan, ia berjalan tanpa memperdulikan tatapan disekitar nya yang menatap nya asing tanda bahwa mereka tak mengenal atau lebih tepatnya baru melihat.
Ia berhenti dimana ada begitu banyak siswa yang sedang menongkrong di depan koridor sekolah, terlihat bahwa ia sedang menanyakan ruangan atau tempat yang menjadi tujuan nya, setelah menanyakan hal itu ia berjalan kearah yang sudah diberikan siswa tadi. Setibanya ditempat yang ia cari, ia berhenti tepat didepan pintu berwarna coklat tua dan sebuah papan nama diatasnya yang bertuliskan 'Ketua Yayasan'. Tanpa permisi ataupun mengetuk pintu gadis itu langsung memasuki ruangan yang berada didepan nya itu. Ruangan yang cukup besar dan mewah namun sederhana pas sekali untuk seseorang yang berstatus sebagai Ketua Yayasan. Didalam nya terdapat rak buku yang menjulang tinggi hampir menyentuh dinding langit, kursi dan meja kebesaran, ruangan bercat putih itu benar-benar nyaman.
Setelah melamun hampir dari 15 detik mungkin karena terus menerus manatap keseluruhan ruangan milik Ketua Yayasan. Gadis yang baru memasuki ruangan itu kini berganti menatap wanita paruh baya yang sedang membelakangi nya memperlihatkan tulang punggung nya, wanita itu tengah menatap ke arah jendela yang memperlihatkan siswa dan siswi yang berjalan dan berlalu lalang tepat didepan gerbang.
Didepan sana tepat nya diatas meja kerja gadis itu dapat melihat papan yang bertuliskan 'Lily Putri Alfonsa' yang berjejer rapih bersama vas bunga disebelah nya.
Gadis yang masih berumur 16 tahun itu kini menghela nafas panjang nya.
"Pagi tante" ia pun akhirnya mengeluarkan suara.
Wanita paruh baya yang merasa dipanggil itu pun berbalik badan dan menatap gadis yang berada dihadapannya itu.
"Aviola!" Panggil wanita itu yang merupakan Lily putri Alfonsa, Ketua Yayasan. Lily menghampiri Aviola lalu menyuruhnya duduk di sofa yang berada ditengah ruangan tersebut.
Tanpa basa-basi Aviola pun kini mengeluarkan suara nya lagi
"Nenek udah bicarakan aku bakal pindah sekolah kesini?" Tanya nya tanpa menatap mata Lily. *memang sgt tak sopan.
"Iya, ibu udah bicara ke Tante kemarin malem" ada jeda dalam ucapan nya "Tante udah ngurus semua nya" lanjutnya sambil menatap Aviola dan Aviola pun menatap balik Lily.
***
XI IPS 2 adalah kelas barunya Aviola. Aviola berjalan mengikuti seseorang yang ia ketahui namanya adalah Bu Ai , ia mengetahui nya tepat saat diruangan tadi tantenya menyuruh bu ai datang ke ruangan nya. dengan maksud Lily memanggil nya dikarna kan Bu Ai adalah wali kelas XI IPS 2, kelas yang Aviola pilih sendiri dengan alasan ia tak mau masuk kelas IPA. Bahkan tante nya tak habis pikir kenapa Aviola memilih kelas IPS, padahal jika Aviola mau tantenya bisa saja memasukkan Aviola ke kelas unggulan yaitu XI IPA 1, namun dengan santainya ia menolak tawaran itu, dan jadilah ia memilih kelas XI IPS 2 yang isinya hampir orang rusuh semua.
Tibalah Aviola di kelas XI IPS 2. Kelas yang diinginkan nya. Ia dan Bu Ai memasuki kelas yang gaduh itu namun mulai diam seribu bahasa saat sang wali kelas memasuki kelas dan juga tak lupa diikuti aviola. Bu ai berhenti tepat didepan kelas, dengan tatapan garang nya, juga bola mata yang bergerak-gerak kesekitar hingga menemukan sesuatu yang jangal.
"Alfi!" Ia memanggil siswa dengan perawakan acak-acakan yang sedang menenggelamkan wajahnya di atas meja, yang dipanggil mengangkat kepalanya ke atas.
"Duduk dimeja kamu! Ngapain duduk bertiga gitu dibelakang!"
Alfi memutar bola matanya malas, ia berdiri dan berjalan menghampiri meja nya yang berada didepan dan menenggelamkan wajahnya lagi di atas meja. Bu Ai memang sudah sangat hafal semua orang-orang di kelas XI IPS 2.
Setelah semua nya sudah konsisten Bu Ai pun mengeluarkan suara.
"Pagi anak-anak" ucapnya.
"Pagi bu" jawab serempak siswa kelas XI IPS 2.
"Hari ini kita kedatangan murid baru" ucapnya lalu menoleh pada Aviola
"perkenalkan diri kamu!" Suruhnya pada Aviola. Aviola menatap kedepannya dengan tatapan yang bisa diartikan sebagai tatapan sombong mungkin. Dilihat nya semua siswa sedang menunggunya mengeluarkan suara
"Perkenalkan aku Aviola Katya Alfonsa, panggil aja viola" ucapnya dengan datar.
Lalu kemudian Bu Ai mempersilakan dirinya untuk duduk.
Alfiadi atau kerap dipanggil Alfi itu mengangkat kepalanya lagi karena merasa tertarik dengan murid baru yang baru saja memperkenalkan diri itu, Alfi memperhatikan nya dari tempat duduknya yang berada didepan. Meja Aviola berada di paling belakang karena meja dibelakanglah yang kosong, tapi tak masalah bagi Aviola, justru ia malah menyukainya.
***
Tak ada yang menarik bagi Aviola untuk hari ini, disaat KBM maupun tidak KBM, semuanya terlihat biasa saja tapi tidak dengan siswa yang lain dimana seantero sekolah ribut karena kedatangan murid baru dengan marga nya Alfonsa. Yah siapa yang tak tau Alfonsa seluruh siswa SMA Adipura sangat mengenal baik marga itu, marga yang sama dengan ketua yayasan. Seluruh siswa bahkan membicarakan Aviola, bukan hanya karena marga nya yang sama dengan ketua yayasan namun karena parasnya yang juga cantik, tetapi Aviola sama sekali tak risih atau pun terganggu ia terlihat biasa saja dan santai seperti biasanya.
Dan untuk soal teman, Aviola sudah berteman dengan 3 orang yang kebetulan meja mereka saling berdekatan karena Aviola tak sengaja menanyakan sesuatu pada mereka dan jadilah mereka mengajak dan menemani Aviola selagi ia masih belum mengenal sekolah milik keluarga nya itu.
Jadi semuanya terlihat baik-baik saja menurut Aviola, tak terlalu buruk untuk hari pertama nya sekolah di sekolah baru.
Entahlah kalo besok, dan besok-besok nya lagi, Aviola tak pernah tau apa yang terjadi selanjutnya.
***
Maaf jika ada kata yang kurang pas atau kalimat yang kurang masuk akal dikarenakan ini cerita pertama aku jadi mohon dimaklumi 🙏
Komen yah untuk masukan buat kedepannya 😊
YOU ARE READING
Aviola
Teen FictionCerita pertama. Mohon maaf jika ada kesalahan atau kata-kata yang kurang pas, karena ini cerita pertama aku
