Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Prolog

155 23 23
                                        

"Pesawat dengan tujuan London akan berangkat dalam 10 menit lagi. Harap para penumpang dengan tujuan yang telah disebutkan untuk segera bersiap."

"Ma, Attala mana?" tanya ku khawatir. Aku belum menemukannya pagi ini. Bukankah ia berjanji akan memberikanku selamat tinggal?

"Attala? Mama juga belum lihat. Bukannya kamu sama dia, sudah sama-sama janjian?"

"Aku enggak tau, ma. Sementara pesawat nya kan bentar lagi mau berangkat." aku tambah sedih.

Kemana Attala yang selalu menepati janjinya?

Kemana attala yang selalu ada untukku?

"Sayang, ayo masuk! Pesawat nya udah nungguin putri papa yang cantik ini" ujar harry, papa dari Eve.

Gadis kecil itu menatap sedih kearah boneka yang kini di peluknya, Evatt. Lalu meletakannya di salah satu bangku penunggu.  "Good bye, Tala.."

Evatt, adalah gabungan dari nama Eve - Attala.

"Att, aku sayang banget sama kamu. Dan aku harap, kamu bisa jaga dia untuk aku." evelyn menatap sendu.

✈️✈️

"Eveee!!" teriak bocah lelaki itu histeris. Ia tidak rela gadis itu pergi tanpa pamit dahulu padanya dan tanpa ucapan perpisahan darinya.

"Eve, aku udah disini. Jangan pergi dulu.."

Percuma. Evelyn tidak akan bisa mendengarnya. Pesawat yang eve tumpangi telah mengudara.

Namun, pandangan Attala tertuju pada benda yang ditinggalkan pada salah satu kursi tunggu di bandara.

"Ini evatt? Kenapa ditinggalin disini?"  tanya attala heran.

"Itu tandanya eve mau kamu rawat dan jaga evatt baik-baik. Eve sayang dan percaya sama kamu, makanya dia mau kamu yang jagain boneka kesayangannya." ujar bocah lelaki disampingnya yang kala itu ikut mengantar attala untuk perpisahan dari eve, Marleen.

"Aku gamau bawa! Buang atau bakar aja. Mulai detik ini, gaada lagi nama Eve di hidup aku." Attala berlari, meninggalkan bandara dan marleen yang sedang menimang boneka beruang berwarna cokelat itu.

Marleen menyukai eve.
Eve adalah sahabat kecilnya yang periang, lugu dan selalu tersenyum meski dalam keadaan sesakit apapun. Gadis itu juga pintar menyembunyikan sedihnya agar tidak membuat orang disekitarnya khawatir akan dirinya.

Marleen rela untuk Attala, yang juga sahabatnya sendiri. Kadang ia harus mengalah dalam kehidupan. Mungkin marleen akan mendapat ganti yang lebih baik nanti. Begitu fikirnya.

Setelah kejadian hari ini, marleen tidak yakin bahwa hubungan eve dan attala akan baik-baik saja kedepannya.

Hai!!! 
Gimana? Udah bikin penasaran belum di awal prolog ini?
Kalau belum maaf ya wkwkwk *baru pertamakali buat cerita begini, apalagi sampe niat banget diselesaikan O(≧▽≦)O

Kalau mau tau kelanjutannya, dan biar bikin semangat author yg cecan ini  *wkwkwk digampar readers*
Yuk VOTE + COMMENT NYA >_<


See u on the next part! ^ω^

SPASI Stories to obsess over. Discover now