Kau siapa?

29 15 46
                                        

Sepertinya malam ini akan kulewati dengan rasa takut. Bagaimana tidak jika hujan deras yang disertai kilat dan suara gemuruh petir tak kunjung berhenti. Mereka masih saja setia dengan malam ini. Aku benar-benar takut.

Waktu berlalu terlalu lama bagiku. Aku benar-benar tak bisa tidur untuk malam ini. Sudah saatnya musim hujan tiba, bagaimana jika hujan terus datang pada waktu malam hari seperti hari ini? Aku tak yakin jika aku dapat hidup selama musim hujan ini.

Lantunan doa tak kunjung berhenti dari hati dan bibirku. Aku berharap hujan ini segera berakhir.

~~pagi hari

"Hey Rose!"teriak Yujin dari kejauhan.

Derryan Yujin adalah perempuan yang hampir setiap saat bersamaku. Hingga cukup banyak orang yang mengatakan jika wajah kami mirip. Astaga, mirip dari mana?

Ia gadis yang ceria dan selalu bisa mencairkan suasana. Ia juga suka bercanda sama sepertiku, dan juga kami sama-sama menyukai hal berbau kpop. Tak heran jika hal itu membuat kami selalu cocok dalam pembicaraan, karena kami memiliki topik yang sama.

Ia memiliki rambut hitam sebahu. Matanya tak kalah hitam dari rambutnya. Tingginya bak model catwalk membuatnya tampak lebih anggun dan cantik. Karena tingginya itu, ia sekarang sedang mencoba keberuntungan dengan mendaftarkan diri untuk ikut audisi sebagai model. Semoga berhasil!!

"Rose Rose kau tau tidak?"

"Tidak" jawabku cepat.

"Yak! Tentu saja tidak, aku saja belum memberi tahumu" gerutunya dengan bibir yang ia cibirkan. Ehehe maaf, batinku.

"Kalau begitu langsung saja beri tahu, bukannya bertanya" Jawabku dengan sedikit kesal.

"Eh eh eh, santai dulu santai" dengan kedua telapak tangannya yang dihadapkannya padaku. "Jadi begini, kau pasti tau kan 1 bulan yang lalu aku mencoba mengikuti audisi sebagai model majalah Teentasional berkat iklan yang kau tunjukkan padaku waktu kita di 'Y' Cafe?" lanjutnya.

"Ya aku tau" jawabku sambil berjalan menuju ke kelasku.

"Tadi malam, ada orang yang datang ke rumah."

"Maling?" tanyaku cepat tanpa pikir panjang dengan mata yang kubulatkan.

"Bukaaan, dia tukang pos" jawab Yujin dengan nada kesal.

"Oh maaf maaf. Silahkan lanjutkan, hehehe"

"Nah, aku kaget kan karena tidak biasanya aku menerima surat dari tukang pos. Nah, waktu aku baca dari siapa surat itu, ternyata surat dari majalah Teentasional. Dan setelah kubuka, isinya memberi tahuku bahwa aku lolos audisi model ituuuu!!" ceritanya dengan antusias sekali sambil menggoyang-goyangkan lenganku.

"Apa?? Yeaaaay, selamat Yujiniiii" teriakku hingga membuat teman-teman yang berada di kelas juga ikut terkejut. Mereka juga memberi selamat pada Yujini ku.

Yujini? Siapa dia? Aah, dia Yujin. Yujini adalah nama panggilanku padanya.

   ~Kriing~~(Bel istirahat berbunyi)

"Yujiniii, kantin yukk"

"Lets go...."

Ketika kami berjalan menuju kantin sekolah melewati koridor depan lapangan basket yang jaraknya cukup jauh dari kelas kami, tak sengaja kami melihat Mark sedang bermain basket.

Mark adalah kekasih dari Yujin. Ia bisa dibilang memiliki tubuh yang atletis. Jelas saja, dia anak basket. Dan dengan dukungan paras yang bisa dibilang lebih dari cukup itu, ia berhasil memikat temanku.

"Mark!"panggil Yujin pada Mark dengan berteriak cukup kencang hingga membuatku di sampingnya terkejut hingga berjingkat. Kuputar kedua bola mataku malas melihat mereka berdua, mereka memang tak kenal tempat jika sudah bertemu.

ROSEStories to obsess over. Discover now