prolog

20 2 0
                                        

masa lalu ibarat air yang tumpah dari gelas retak,
tak bisa kembali
tak bisa diperbaiki

Dia sedang melihat pucuk-pucuk pohon, entahlah pohon apa, melambai ditiup angin malam, berlatar langit gelap tanpa sebutir bintangpun di hadapannya begitu dia sadar.  Sepi. Dia hanya mendengar suara nafasnya sendiri dan bunyi berderak yang aneh dan konstan. Dia merasakan berada dalam ruangan sempit sebelum menyadari ruang itu ternyata mobilnya! Mobil itu terasa bergoyang pelan ke arah depan seakan tidak ada pijakan.

Pria itu merasa kaku. Hawa dingin mendadak menjalari tulang belakangnya. Matanya mulai menyesuaikan dengan gelap tapi dia takut untuk melihat. Dia merasa ringan seakan jiwanya melayang keluar dari raga, sementara otaknya membeku tak mampu berpikir. Suara berderak itu semakin menggedor-gedor jantungnya. Satu hal dia sadar, dia sedang berada di atas jurang menganga entah sedalam apa. Dan gerakan yang salah sedikit saja bisa membuat mobil ini terjungkir lebih cepat ke dalamnya tanpa dia sempat menyelamatkan diri. Tapi, apa mungkin dia bisa selamat?

Dia memejamkan mata. Dia merasa dingin sementara keringat bercucuran di sekujur tubuhnya. Satu nama membunyikan lonceng di kepalanya. Nama dari masa lalu...

Tak jauh darinya, seseorang tengah menyaksikan ketika mobil itu bergeser sedikit demi sedikit menuju jurang. Orang itu duduk dalam sebuah mobil berwarna gelap dengan kaca yang gelap juga. Dengan sabar dia menunggu hingga akhirnya mobil di depannya menerjang jurang dalam kegelapan malam. Hanya beberapa detik untuk mencapai jurang, dan begitu saja meledak di bawah sana menimbulkan nyala api hingga belasan meter. Pohon-pohon di sekitarnya terbakar habis menyalakan malam yang kelam.

Orang itu membuka jendela, membiarkan angin malam membelai wajahnya yang tersenyum. Dinikmatinya pemandangan di bawah sana selama beberapa saat, kemudian dia pergi dengan perlahan. Menikmati kemenangan balas dendam. Pria di dalam jurang itu tau sebelum mati, dia sedang berhadapan dengan siapa. Dia sedang berhadapan dengan dosa masa lalu.

DREAMSOù les histoires vivent. Découvrez maintenant