Chapter 1

20 2 3
                                        

Namaku Nisha Cantika, aku orang yang Ceria, Cerewet, Bawel, Petakilan kaya cacing kepanasan, Cuek dengan orang yang belum aku kenal.

Hari ini adalah hari pertama aku masuk sekolah di SMA Trisakti. Seperti biasanya anak baru harus mengikuti MOS terlebih dahulu agar bisa mengenal lingkungan sekolah.

"Untuk seluruh anak kelas 10 harap berkumpul di lapangan sekarang juga" ucap seseorang yang ku unggap dia salah satu anggota OSIS di sekolah ini karena ia memakai almamater.

Akhirnya seluruh anak kelas 10 berbondong-bondong pergi ke lapangan karena sudah mendapat intruksi.

"Baiklah adik-adik perkenalkan nama saya Jevan sebagai ketua OSIS" ucap Jevan "dan sebelah saya Septika Prameswara selaku wakil ketua OSIS" lanjut Jevan sambil menunjuk septi.

***

"Oke adik-adik kakak akan memberi kalian kelompok serta pembimbing kalian" ucap salah satu anggota OSIS yang bernama Pelton.

Setelah dibagikan kelompok ternyata aku mendapat warna 'hijau tosca'. Kelompokku berisi : Hanny, Githa, Nisha, Hendrix, Austin, Damara, Aidan, Kanya

Kami pun berkumpul dengan kelompok masing-masing beserta pembimbingnya.

"Hai adik-adik nama kakak Pelton Smith, kakak akan membimbing kalian selama MOS berlangsung" ujar Pelton "Kalian kakak tugaskan untuk membuat persembahan untuk ditampilkan nanti" lanjut Pelton.

***

Bel istirahatpun sudah berbunyi seluruh siswa siswi SMA Trisakti berhamburan menuju kantin.

"Nis kamu ikut ke kantin gak?" ucap hanny

"Boleh tuh, yuk" ucap nisha

Saat mereka jalan menuju kantin, ada seseorang yang menabrak pundak nisha.

"Eh kalo jalan tuh pake mata" ucap nisha

"Sorry gua jalan pake kaki bukan pake mata" ucap sih cowok yang bernama Julian

"Eh kok luh nyolot sih jadi cowok" ujar nisha karena sudah dibuat kesal oleh sih cowok

"Minggir gua sibuk" ucap julian

***

Hanny dan Githa sudah sampai ke kantin lebih dulu karena mereka ninggalin aku saat berdebat dengan cowok stress.

Hosh hosh
"Kalian kok ninggalin sih capek nih abis lari" ucap nisha

"Kan kita gak nyuruh luh lari nis" ucap githa

"Yaudah kita pesen aja ntar keburu bel masuk nih" ucap hanny "Kalian mau pesen apa? Sini biar gua aja yang mesen" lanjut hanny.

"Gua nasi goreng sama es teh manis aja" ucap nisha.

"Gua samain aja deh" ucap githa. Hanny pun pergi untuk memesannya.

Akhirnya hanny sudah kembali membawa pesanan mereka. Mereka memakan makanan mereka yang sudah di pesan tadi.

"Eh nisha luh kok berani ngejawabin julian" ucap hanny disela-sela makannya.

"Emang dia siapa? Sampe gua harus takut sama dia" ucap nisha

"Dia itu salah satu most wanted di SMA Trisakti dan dia memiliki ketampanan yang membuat para wanita histeris melihatnya" ucap Aidan yang baru saja datang dan mengambil posisi duduk bersama mereka.

***

Saat nisha ingin pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku fisika.

"Aduh nemu luh lagi" ucap nisha sambil berusaha berdiri akibat tertabrak membuat ia terjatuh.

"Hobby banget luh nabrakin orang ya" ujar julian dengan nada ketusnya dan ia meninggalkan nisha yang sedang menggerutu kesal.

"Aishh nyebelin banget sih tuh orang untungnya cakep". Ucap nisha.
"Aduh kok gua pake muji dia segala sih" lanjut nisha sambil terdiam sesaat karena sadar ia sudah memuji cowok yang menabraknya tadi.

***

Di sisi lain julian sedang bergelut dengan pikirannya "Hm kalo diliat-liat tuh cewe cantik juga ya, imut apalagi kalo lagi marah ih gemes liatnya" ucap julian sambil membayangkan wajah gadis itu ketika sedang marah.

Maaf kalo kurang bagus, cerita pertama aku hehe:)

JULIANISHAWhere stories live. Discover now