Part 1

376 13 1
                                        

Hari ini tahun baru ajaran sekolah. Asma bergegas untuk mandi dan berganti baju. Suasana komplek rumah Asma terlihat ramai. Seperti biasanya setelah Asma berganti mandi dan berganti baju. Dia menyiapkan sarapan dan membangukan orang rumah. Knock...

" Abi... ayo bangun. Nanti telat berangkat kerja " ucap Asma dari depan kamar Abinya.

" iya nak. Abi sedang ganti baju ini. Bangunkan abangmu juga " ucap Abi Usman dari dalam kamar.

" Iya Bi " jawab Asma.

Knock
Knock

" Bang bangun bang. Bang Musa " ucap Asma sambil mengetuk pintu. Seketika pintu itu terbuka dan membuat Asma terkejut.

" Udah. Udah bangun. Sarapannya udah? " sahutnya.

" Udah bang sarapan dulu yuk " ajak Asma. Mereka bertiga duduk untuk sarapan. Tidak ada yang berbicara. Hanya lantunan Q.S Ar-Rahman yang terdengar dari ponsel Asma. Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari halaman depan rumah Asma. Asma... berangkat sekolah yuk. Suara teriakan itu membuat Asma terkejut karena hamper memutahkan air yang sedang dia minum.

" Iya... Tunggu sebentar " jawab Asma.

" Abi, Bang Musa. Asma berangkat sekolah dulu ya " ucap sambil mencium tanggan Abi dan Musa.

" Iya. Hati-hati " ucap Abinya.

" Iya. Assalamualaikum " ucap Asma.

" Waalaikum salam " balas Abi Usman dan Musa. Asma berlari menuju keluar rumah. Semua temanya menunggu sambil duduk di teras rumah.

" Assalamualaikum " salam Asma kepada teman-temannya.

" Waalaikum salam " jawab mereka dengan kompak.

" Ngapai aja sih kok lama banget? " tanya Haura sambil menggerutu.

" sabar Ha... sarapan dulu " jawab Asma.

" Ya udah yok berangkat itu bus jemputan udah nunggu " ajak Aisyah. Mereka berjalan menuju ke bus antar jemput sekolah mereka. Tiba-tiba mereka terkejut mendengar teriakan dari belakang bus saat mereka sedang naik.

" Heiiiiii... temen-temen. Tungguin Zahida " teriak Zahida. Membuat semua teman-temannya tertawa.

" Hhh... ngapain aja sih Za. Begadang lagi? " tanya Nisa.

" Ya Maaf. Salahnya sih ada tugas OSIS mendadak. Jadinya begadang deh. Hhh... " jawab Zahida.

" Ya udah yuk naik nanti telat lo " ucap Zahra.

                                         •••

30 menit perjalanan dari kompleks menuju kesekolahan mereka. Mereka turun satu persatu dari bus dan seketika menjadi sorotan para siswa di sekolah itu.

" Hah ibuk-ibuk pengajian " ucap salah satu siswa disekolah itu.

" Hih ngapain sih mereka lihat kita kayak gitu?. Bilang kita ibuk-ibuk pengajian lagi " tanya Ashfa dengan nada kesal.

" Udah ngga usah di tanggepin. Yang penting apa yang kita kenakan saat ini memang di haruskan dalam agama " balas Nisa.

" Tuh dengerin. Ngga usah di gubris. Palingan orang itu sirik sama kita " ucap Haura juga dengan nada kesal.

" Iya Fa " sahut Ridha.

" Ya udah masuk kelas yuk " ajak Kayla.

" Yuk " jawab semuanya. Mereka berjalan kekelas mereka. Setiap langkah mereka hanya ada pandangan remehan dari orang lain.

Muslimah vs Bad GirlHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora