Unedited
Ini hanya sebuah 'dare'.
Bukan masalah.
Sakura Haruno tak akan pernah mundur dari sebuah pertaruhan, meski harus mengorbankan harga dirinya sekali pun. Dan teman-temannya, sialnya, juga berpikir seperti itu. Heh. Setidaknya tidak ada yang akan mengatainya seorang penakut.
Jadi disinilah Sakura—di dalam ruangan yang dipenuhi rak-rak buku yang tinggi, wallpaper abu-abu monoton yang menunjukan jati diri pemiliknya dan aroma sandalwood yang membekas di balik kursi yang didudukinya.
Wow. Sakura memang benar-benar pemberani, harus ia akui. Untuk ukuran seseorang yang memiliki status kelas rendah dan keberadaan yang dipertanyakan, ia sudah tidak waras memasuki ruangan ini tanpa diundang.
Terutama ketika beberapa menit selanjutnya, pintu ruangan itu terbuka. Nyaris tanpa suara dan menampilkan sosok paling ditakuti dan disegani di kampus ini: Uchiha Sasuke.
Sakura akan membunuh teman-temannya—para pengkhianat itu—jika ia sampai kehilangan beasiswanya.
Dengan catatan ia belum dimangsa predator di hadapannya, tentu saja.
-o-
Lima hari sebelumnya…
Hari Jumat adalah hari berpesta bagi kebanyakan orang. Terutama jika kau adalah seorang mahasiswa dengan tugas menumpuk di hari-hari sebelumnya. Jumat adalah awal dari semua petualangan. TGIF, right?
Tapi bagi Konoha Book & Sains Club, hari Jumat ini rasanya lebih mirip seperti perayaan kematian. Atau nyaris mati, yang mana sama saja. Itulah yang sedang dialami klub mereka—
satu-satunya jati diri mereka di Universitas Konoha.
Sakura masih ingat bagaimana laporan pencabutan dana internal dari kemahasiswaan beberapa bulan lalu sudah membuat klub ini kehilangan satu-satunya pasokan dana yang menunjang kegiatan klub. Dan mereka belum mendapat satupun donatur eksternal yang bisa membantu pendanaan klub ini. Dan tentu saja itu artinya klub ini akan segera dibubarkan.
"Klub kalian membutuhkan dana yang cukup besar. Penelitian dan dana untuk membeli buku bahkan melebihi anggaran internal yang diberikan. Kalian bahkan tidak memiliki banyak anggota. Kalian tidak berhasil mengolah klub dan mencari anggota dengan efektif. Kami rasa keputusan untuk mempertahankan satu klub sains di Universitas Konoha sudah benar karena aku tidak melihat masa depan dari klub ini. Aku bersimpati karena klub kalian terpaksa dibubarkan, tapi kalian masih bisa ikut bergabung dalam klub sains kelompok Neji. Aku harap kalian bisa mencari donatur eksternal dalam tiga bulan kedepannya atau keputusan ini tidak bisa kami ubah."
Bergabung dengan kelompok Hyuuga? Dan beresiko menjadi bahan olok-olok selama sisa kuliah mereka? Tidak, terimakasih.
Sasuke Uchiha sialan.
Baiklah, jika dipikir-pikir mungkin keputusan yang diambil oleh 'para petinggi' itu benar. Walaupun tidak adil.
Sains klub mereka memang kesulitan mencari anggota baru. Kebanyakan mahasiswa lebih memilih masuk kedalam klub sains original yang dikepalai oleh seorang keluarga Hyuuga yang notabene memiliki popularitas besar sementara klub mereka hanya berisi anak-anak 'nerd' yang dikucilkan di kampus.
Tapi bagi mereka—Sakura, Tenten, Temari, Gaara, Hidan, dan lima orang sisanya—klub ini adalah tempat dimana mereka bisa mengekspresikan diri di kampus yang memiliki kecenderungan negatif terhadap anak-anak yang memiliki latar belakang payah seperti mereka.
Maklum, di Universitas Konoha, kekayaan dan popularitas lah yang membuat hidup seseorang lebih baik. Kau bisa memiliki teman dan kehidupan mahasiswa yang menyenangkan jika kau memiliki keduanya. Jika tidak, tidak akan ada yang menganggap mereka. Bahkan tidak peduli seberapa pintar dan reputasi mereka dimata dosen, kebanyakan orang akan menjauhi mereka seolah mereka adalah wabah.
YOU ARE READING
Hands Tied
Fanfiction21+ [sasusaku fanfiction] "Nah, sekarang inilah Dare-mu. Ikat, telanjangi dadanya dan beri ciuman panas yang menggetarkan kepada Sasuke Uchiha. Dan kau harus memberi bukti foto kepada kami. Waktunya adalah satu Minggu. Kalau kau gagal kau harus mene...
