"Apakah akhir pertemuan akan ada perpisahan?"
-Hima
Senin pagi, Hima NurAlifa atau kerap di panggil Hima.Seorang gadis yang memiliki badan mungil itu tengah menuruni anak tangga rumahnya.
"Pagi semuaaa" seru gadis itu setiba di meja makan.
Juna Al-pratama kepala keluarga di rumah Hima,dia ayah dari 3 anak dan suami dari 1 istri 'ya kali 2 enggak deng.
Indah istri dari Juna dan ibu dari 3 anaknya itu.Hima adalah putri mereka yang paling besar,Kevan adik pertama Hima yang masih SD,dan Kevin yang baru berumur 4th+.
"Pagii" serempak keluarga nya yang ada di meja makan.
"Tumben kak pagi2 dah siap aja?" celetuk Kevan yang masih santai memakan sarapan nya.
"Masalah?"Hima mendelik tidak suka pada ucapan adiknya itu.
"Sudah2,masih pagi udah ribut aja kalian" Juna menengahi."O'iya Hima,hari ini papa gak bisa antar kamu ke sekolah"lanjut Juna.
"Lah,,ehh- i,,iya pa gpp" Hima pun melanjutkan sarapan nya.
Beberapa menit kemudian.
"Aku selesai,baiklah semuanya aku berangkat sekolah dulu" pamit Hima tak lupa mencium punggung tangan Papa&Mama nya.
Skip!
Di halte tempat Hima biasa nunggu angkutan umum kalau ia tak di antar papanya,Hima berdiri menunggu Bus yang biasanya lewat ke sekolah nya.Lima menit berlalu Hima pun menaiki Bus yang ia tunggu.Tak butuh waktu 30min Hima sudah tiba di sekolah nya.Hima segera turun dan membayar Bus nya,setelah itu Hima pun bergegas memasuki gerbang sekolah nya.
Hari ini di sekolah Hima di SMA NURULHUDA sedang di adakan MOS.Hima dengan terburu-buru melangkah kan kakinya di sepanjang koridor menuju kelas nya,ia hampir telat nyatanya.Kenapa Hima sekolah?karna Hima salah satu anggota OSIS di sekolahnya.
"Him" teriak seseorang dari arah belakang.
"Ehh,pagi Nov?"Hima tersenyum ke arah teman nya itu.Yaps,yang meneriaki Hima adalah Novi teman Hima bahkan bisa di katakan sahabat karna kedekatan keduan nya yang lebih.
" Pagi,ke kelas bareng kuy"ajak Novi seraya mengalungkan tangan nya di pundak Hima.Hima hanya mengangguk sebagai jawaban.Keduanya pun kembali melanjut kan jalan nya menuju kelas mereka.
Setibanya di kelas Hima dan Novi pun mendudukan bokong nya di bangku masing2.Hima dan Novi memang sekelas bahkan sebangku.
"Eh,Him tau gak siapa aja anak baru di sekolah kita tahun ini?"tanya Novi dengan serius.
" Ya mana gue tau, emang kenapa?"
"Gak,kirain aja gitu lo tau makanya gue nanya".Hima hanya bergumam.
" Hima,Novi! ayo bentar lagi acara nya mulai"seseorang menghentikan kegiatan keduanya.
"Iya" jawab Hima dan Novi bersamaan.
-Maaf jika banyak typo. Baru tahap belajar.🙏✌-
KAMU SEDANG MEMBACA
Hima's
Fiksi RemajaHima yang selalu merasa kesepian,karna orang lain tak pernah bener2 nerima kehadiran dia di hidup-nya.
