Chapter 1

118 14 31
                                        

Cinta Adalah Suatu Getaran Rasa Yang tidak bisa diungkapkan dengan kata² :)
-Sandha Bestari-




Seorang gadis berjilbab segi empat berlari menuju lapangan sekolahnya. -Ia Savandha Bestari- ia  terlambat mengikuti upacara bendera Salah satunya Anggota Padus , tapi sebelum itu ia menuju kelasnya untuk meletakkan ranselnya terlebih dahulu
'Ya iyalah ditaruh dikelas masa'  dikantin😂'

Setelah sampai dikelasnya Ia langung meletakkan ransel berwarna hijau miliknya ke bangku disamping sahabatnya itu -Ari Putri- dan ia langsung mengambil & memakai topi upacaranya

Kemudian ia berlari secepat mungkin kelapangan upacara karena udah terlambat,
Sesampainya dilapangan upacara ia langsung bergabung bersama teman" padusnya
Ia menempatkan diri disamping nindi sahabatnya,

"Assalamualaikum nin" salam gue

Nindi melirik gue sekilas  "waalaikumsalam , tumben lo telat nda?"

"Iyha gue tadi terlambat bangun soalnya" jawab gue masih dengan napas ngos² an karena lari tadi

Belum selesai gue ngatur napas gue tiba - tiba si Ita selaku pembaca protokol upacara berbiacara menggunakan mikrofon
" Pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya" Ucapnya denga lantang menggunakan mikrofon

Beriringan dengan itu para pengibar bendera sang merah putih bersiap mengibarkan bendera , setelah itu si ana mengatakan

''bendera siap dikibarkan'' ucapnya dengan lantang dan keras

Lalu si erlin selaku dirigent / kor mulai mengatur paduan suara ,

Ya gue udah bilang kan karena gue masih ngos² an karena habis lari tadi suara gue agak sedikit yang keluar lah😐 Nahh pas itu pun si bu watik selaku guru terkiler di sekolah gue mem video pas berjalannya paduan suara gaes alias padus😑 ya gue tertangkap basah dah gara² gue suara nya kekecilan karna belum bisa ngatur napas tadi😑

Yaudah deh pas selesai upacara gue dipanggil ama 3 guru killer yang ngajarin padus🥵
Disitu gue diceramahi panjang lebar tinggi :v

"Savandha!! Kenapa kamu tadi suaranya nggak keluar?!!" Tanya bu Watik guru killer gue

"Mana tadi dateng nya telat lagi!!" imbuh bu wanti yang tak kalah killer nya sama bu watik🥵 iyha emang tadi bu Watik sempet liat gue dateng telat_-

"Maaf bu saya tadi datang terlambat jadi saya keburu - buru kesini sampai napas ngos² an belum sempet ngatur napas" Jawab gue

"kenapa kamu bisa telat? Ngga biasanya kamu telat begini biasanya kamu datang lebih awal dari yang lainnya" tanya bu Watik

"Karena saya tidak tepat waktu bu " jawab gue

"Baru kali ini saya mendengar murid yang telat berbicara seperti itu :v tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar" Ucap bu Watik

"Ya sudah² begini saja , nanti kamu pulang sekolah jangan pulang dulu , kamu kembali ke sini !! Nanti ada anak baru yang datang kesini mau ngajarin kamu!! Sekalian hukuman kamu telat tadi!!" Ucap bu Wanti

"Hah? Anak baru? Yang mana bu? Kok saya nggak pernah lihat bu?!" tanya gue

"Namanya aja anak baru jadi  kamu belum pernah lihat lah!!" Jawab bu wanti gemas

"Kebetulan juga dia vokal nya bagus" Imbuh bu Watik

" Tapi sepulang sekolah nanti saya BTA bu lalu setelah itu Basket" Ucap gue mencoba menghindar😂

"BTA nya izin saja dahulu atau nanti akan saya izinkan ke pak yono (selaku guru Agama & BTA gue)
Kalau masalah basket kan jam 3 sore jadi kamu masih bisa mengikutinya.
Lagian gak sampai jam segitu kok . dia juga ikut ekstrakulikuler basket kok" Ucap bu Wanti Panjang Lebar

"Iyha bu" Jawab gue sedikit berat hati

Kira - kira siapa ya murid baru yang ngajarin Savandha?
P / L?
Tetap tunggu lanjutan ceritanya yaa😙
Jangan Lupa Vote & Coment😙
Makasih❤

One Day , I Hope You Can Love MeBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin