Seorang perempuan duduk dipojok dekat jendela kelas sembari membaca novel yang baru ia beli kemarin.
Perempuan itu bernama, Zahwa Kirania Assyifa perempuan yang dingin dan anak broken home.
"Selamat pagi anak anak." Sapa Pak Kai, bukan Kai Exo namanya memang gaul kok.
"Pagi juga Pak." Balas seluruh siswa siswi kompak kecuali Zahwa ia hanya berdehem.
"Baik, karna akan ada acara Pensi sebentar lagi. Guru guru dan para anggota osis akan rapat hari ini kita Freeclass." Jelas Pak Kai dan pamit keluar kelas.
Zahwa yang notabennya waketos atau wakil ketua osis ia berjalan menuju ruangan osis untuk rapat.
"Sudah bisa dimulai rapatnya Zah?" Tanya Adnan lebih tepatnya Adnan Chandra Fajar yang notabennya ketos.
"Bisa." Jawab Zahwa seadanya duduk dikursi sebelah Adnan.
"Ada usulan tentang tambahan acara Pensi?" Tanya Adnan seorang siswa mengangkat tangannya.
"Apa usulanmu?" Tanya Adnan to the point kepada Ridho anggota osis.
"Begini kitakan sudah kelas 11 dan sebentar lagi jabatan kita semua akan banyak yang dicabut. Bagaimana kalau osis membuat pertunjukkan?" Usul Ridho Adnan dan Zahwa nampak mempertimbangkan dan dengan serempaknya mengangguk.
"Tapi pertunjukkan apa? Nyanyi? Drama?" Tanya Adnan yang paling dibingungkan.
"Voting aja." Usul Zahwa singkat.
"Ide bagus sih itu, makasih Zah." Ujar Adnan, Adnan berbeda dengan Zahwa Adnan murah senyum sebagai Ketos dan Zahwa boro boro senyum ngomong lebih dari 10 kata aja jarang.
Setelah voting, ternyata hasil votingnya memberitahukan bahwa anggota Osis akan melakukan Pertunjukan Drama.
"Nah, Dramanya, Drama apa?" Celetuk Adnan bingung.
"Gimana kalo, Cinderella?" Tanya Guntur selaku sekertaris osis.
"Gimana setuju gak?" Tanya Adnan, sontak para anggota osis yang malas berfikir menjawab setuju.
"Sebelum itu siapa pemerannya?" Tanya Adnan bingung lagi, sebab Adnan gak pinter akting, kalo Zahwa jangan diharapin karna senyum aja gak bisa.
"Gilang sama Kairani." Usul Gino bisa dipertimbangkan sih kan perannya juga most wanted tuh osis juga, ganteng cantik.
"Sisa anggota osisnya?" Tanya Zahwa yang sedari tadi hanya diam kayak patung.
"Ya berdansalah, lo sama Adnan." Ujar Guntur santai, hello Guntur kamu bego ya? Eh ngegas, Zahwa itu anggota Rohis main dansa dansa pegang pegang.
"Saya gak dansa." Desis Zahwa tajam setajam tanduk gajah, emang ada?
"Ya gak bisa gitulah." Ucap Guntur ia merasa Zahwa egois.
"Saya berhak menentukan." Balas Zahwa dingin.
"Sudah sudah." Lerai Adnan memisahkan Zahwa juga Guntur, "Zahwa gak ikut Tur apa lagi sama saya, Zahwa itu anggota rohis juga inget," ujar Adnan membela Zahwa membuat Guntur mendengus.
"Ya tapi dia ngapain coba jadinya?" Kesal Guntur, ya yang lain ambil peran Zahwa ngapain?
"Dia yang ngurus properti, baju pokoknya properti dia." Jawab Adnan, akhirnya Guntur pun pasrah nanti gak abis abis.
"Yaudah rapat ini diakhiri, saya permisi." Pamit Adnan keluar begitu saja dari ruangan tanpa senyum.
"Dasar sepupu gak tau diri." Desis Guntur mendekati bibirnya kedekat telinga Zahwa yang tertutup Hijab, Zahwa, Guntur juga Adnan mereka sepupu, namun hubungan Zahwa dan Guntur kurang baik, jika Zahwa dengan Adnan cukup baik.
"Bisanya lo hidup," lanjut Guntur tajam dan berjalan keluar ruang rapat tanpa sepatah kata pun.
°•°•°•
Assalamualaikum!
Ingat hasil revisi bagi yang belum baca yang pertama, kacian deh l😂
Tokoh tokoh disini namanya :
-Zahwa Kirania Assyifa : Pemeran utama wanita
-Adnan Chandra Fajar : Pemeran kedua pria
-Gilang & Kairani : Tokoh ketiga wanita dan pria / Masa lalu kelam Zahwa
-Guntur : Pemeran keempat pria / Adik sepupu Zahwa
-Pak Kai : Pemeran pembantu / guru
-Ridho : pemeran pembantu / seseorang yang menyukai Zahwa secara diam - diam
Ada yang nungguin cerita aku gak??
Soalnya kan aku psot kata kata motifasi dan penggemarnya dikit banget.. huhuhu kayaknya kalian gak menghargai karya aku, gak ada yang mau nge vote dan ngasih dukungan😭.
Minimal kalian kasih Req di Dm bakal aku baca kok please entah cerita atau apapun itu aku usahain akan ada dan pssti dicovernya ada nama kalian😆
YOU ARE READING
DUA PILIHAN [TAHAP REVISI]
Teen FictionKenapa selama hidup aku selalu dapat dua pilihan? entah pilihan menyakitkan atau tidak. Pilihan itu terlalu mengekang hidupku, walaupun ia bisa membuatku bahagia.
![DUA PILIHAN [TAHAP REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/177489640-64-k143825.jpg)