Kemarin..
Jiwaku terkepung sesak dalam ruang penyesalan, dalam hiruk pikuk pikiranku sendiri. Berada dalam benteng luka yang bernanah, membauiku hingga tercemar seluruh isi otakku.
Aku terkurung, dalam asa yang kucipta sendiri.
Aku terkurung, dalam hening sepi sendiri.
Pada masa lalu yang enggan aku tepikan, pada perasaan yang kini berdiri sendirian.
Aku berjalan memutar-mutari masa, hanya masa dimana kau membersamaiku.
Dan yaa..
Selarut itu aku dalam kegagalan
Namun untuk hari ini, satu dari sekian hari kedepan aku ucapkan selamat datang... Selamat datang pada nafas pertamaku. Terimakasih untuk diri serta hati sebab telah berdamai.
Mari berjalan.. Menyusuri masa hadapan.
Selamat tinggal birai-birai kejam, aku berlalu menggapai senyuman.
YOU ARE READING
Jembara
PoetryNafas pertama setelah berdamai dengan diri. Dalam diksi aku bercerita, dalam kata aku menyimpan pesan. JEMBARA apa itu? Saya mengadopsi jembara dari kata "jembar" (yang berarti lebar/lapang) dan "a=ati" (yang berarti hati) Dengan demikian saya ingi...
