1. Suatu Senja

21 1 0
                                        

    Untuk Senja

    Teruntuk Senja sore yang penuh makna... Kuucapkan banyak terima kasih padamu. Maaf bila dahulu Aku sering menuduhmu sebagai pembawa akhir dari segalanya. Namun Aku sadar Tuhan menciptakan senja bukan hanya untuk sebuah perpisahan. Kali ini skenarionya berbeda dari pikiranku padamu, kali ini Ia ciptakan senja untuk Kita bertemu dan saling mengenal. Hingga pada akhirnya Aku bisa menikmatinya bersamamu setiap waktu.

    Senyuman dan setiap perkataanmu saat itu seolah membuatku tenang, sedikit kulupakan tentang sakit hati yang masih saja sering datang menghantui. Bahkan setiap helai nafas mu bisa kurasakan saat itu. Cukup menenangkan jiwa yang lelah dengan segala hiruk pikuk keramaian hidup yang penuh tuntutan. Hangat angin senja saat itu seolah memelukku dari belakang seraya berbisik untukku menguatkan kembali rasa yang tak pernah tersampaikan padamu dahulu...
    Hampir setahun berlalu, senja saat itu masih terasa sama. Bayangmu yang seolah Maya selalu menghantui perasaan ini. Hingga pada akhirnya senja kali itu berhasil membawamu kembali. Kali ini kuberanikan diri untuk mengatakan apa yang sebenarnya Aku rasakan selama ini. Puncak dari semua rasa penantian dan harapan berpacu menjadi satu sore itu...
    Dan akhirnya semua terjawab sore itu " yaudah gapapa aku ok ok aja " kata-kata yang seolah seperti kilat menyambar. Namun dalam berarti. Air mata saat itu tak dapat ku bendung, aku menangis seolah tak pernah percaya tentang apa yang kau ucapkan saat itu.
    Hingga pada akhirnya senja saat itu membawamu kembali...

    

Menua BersamaMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon