Dinginnya angin malam ditambah gerimis hujan, tak membuat Kiara berhenti untuk menunggu Raka meski sudah lewat pukul sembilan malam.
Di taman, tempat Kiara berdiri, mereka pernah berjanji sepuluh tahun lalu. Tak banyak yang berubah, pohon yang pernah menjadi saksi janji mereka masih berdiri kokoh ditengah-tengah danau buatan yang ada di taman. Hanya lampu taman yang menjadi teman Kiara dalam penantiannya.
Kiara meremas ujung bajunya karena dingin malam yang memeluknya. Ia merutuki dirinya yang meninggalkan jaketnya di kelas sepulang sekolah tadi.
Dengan tubuh yang menggigil, Kiara tak beranjak sedikit pun dari tempatnya berdiri. Berharap Raka datang dan memeluknya dari belakang. Kiara tahu, Raka tak akan membiarkannya sakit karena kedinginan.
Ia tersenyum sendiri ketika teringat bagaimana Raka yang mencemaskannya saat jatuh dari sepeda. Raka menggendongnya dipunggung sambil menangis. Bukan dirinya yang menangis, tapi Raka. Raka takut jika harus kehilangan Kiara. Padahal Kiara tak merasa sakit sedikit pun.
Raka yang selalu ada untuknya. Susah senang dilalui nya bersama Raka. Sampai akhirnya mereka harus berpisah karena Papa Raka harus kerja diluar kota.
Hari itu, sepuluh tahun lalu, hari terakhir mereka. Raka menemui Kiara ditaman dekat rumah mereka. Didepan pohon itu, Raka berjanji sepuluh tahun lagi akan menemui Kiara di tempat yang sama.
Dan disinilah Kiara sekarang, menunggu Raka menepati janjinya. Meski sudah malam sekali pun. Ia tak mau Raka menunggu dan kecewa jika tak melihatnya disana.
Tapi tubuh Kiara tak bisa menunggu lebih lama lagi. Seluruh tubuhnya sudah menggigil. Kiara terjatuh dan penglihatannya pun mulai buram.
Samar-samar ia bisa melihat seseorang datang mendekat. Orang itu menggendongnya. Kiara tak bisa melihat wajah orang tersebut. Tapi ia senang karena penantiannya telah berakhir.
"Raka..."
-----------------------------------------------------------
Comment and vote are needed.
Penulis pemula.
Harap dimaklumi jika masih kaku dan salah.
Nobody's perfect 😂
Quotes, puisi, kegabutan, on my instastory : @junmezz
Luv yaa ❤❤
VOCÊ ESTÁ LENDO
Penantian Abadi
Ficção AdolescenteKetika penantian tak berujung, terselip cerita-cerita manis yang tak terduga sebelumnya.
