Hari ini adalah hari yang kutunggu, yaitu pulang kerumah dan memeluk seseorang yang sangat kusayangi, yaitu babyku chimy.
"hei jeon jungkook, sepertinya kamu sangat senang sekali" celetuk hoseok hyung padaku yang asik memandang foto seseorang di ponselku.
Aku tersenyum, "hmm aku merindukan dia hyung"
"merindukan babymu? Ah aku terkadang berfikir ingin memiliki baby juga" ucap hoseok hyung rada asem.
Aku tertawa, "hahaha makanya hyung kamu harus pintar mencari baby, jangan seperti yoongi hyung yang dingin dan seram itu hahahaha"
Yoongi yang sedang tidur di mobil pun terbangun, "hei gini gini aku bisa mendengarmu ya jungkook, aku ini manusia bukan es. Mungkin otakmu membeku sampai tidak bisa membedakan ya" yoongi hyung kembali tidur.
Aku hanya menelan ludahku pahit karena perkataan yoongi hyung, "seram ish"
"makanya jangan asal bicara, hmm sejujurnya aku juga sama ingin memiliki baby, tapi aku ragu. Masalahnya baby yang satu itu cerewet sekali tapi pintar masak" curcol namjoon hyung.
"benarkah siapa nama calon baby hyung?" tanyaku antusias.
Namjoon hyung menghela nafas, "kim seok jin. Dia sangat cantik dan baik, tapi...dia sangat cerewet"
Aku dan hoseok hyung hanya tertawa kecil mendengar penuturan namjoon hyung. Jujur saja masalah baby itu setiap baby memiliki caranya masing masing untuk membuat daddy nya bahagia.
Setelah perlajanan cukup panjang aku pun sampai di rumah, setelah berpamitan dengan para hyung di mobil. Aku pun berlari kecil menuju rumah
Tok..tok..tok...
"baby....cepat buka pintunya" teriakku pada babyku yang pasti ada didalam sana.
"yey daddy sudah pulang! Nchim kangen ih sama daddy 😢 daddy tega perginya lama 😭" ucap chim yang menerjang ku dengan pelukan dan tak lama menangis.
Aku hanya terkekeh dan mengelus rambutnya halus, "maafkan daddy ne. Baby udah makan?"
Chim menatapku dengan sisa air mata dan menggeleng lucu, "belum karena tau daddy mau pulang. Nchim nunggu daddy pulang, soalnya baby mau makan sama daddy 👉👈"
Aku pun kembali terkekeh dan menggendongnya ala bridal style, "ya udah abis daddy mandi kita makan ok. Oh ya chim udah mandi?"
Chim nampak berfikir dengan telunjuk yang diletakkan di dagunya, sungguh sangat menggemaskan, "hmm kalau belum kenapa kalau udah kenapa?"
Aku smirk sedikit, "kalau belum ayo mandi sama daddy, kalau udah ayo mandi juga sama daddy"
Chim nampak bingung padahal aku sudah tau dia tetap mau, "gak mau nanti mandinya lama 😔 chim nda mau nda bisa jalan ntar 😭"
Hahaha terkadang aku bingung chim ini baby binal atau imut entahlah. Kadang ketika kusentuh dia akan dengan segera terangsang namun ketika menatap wajahku maka dia akan nampak malu malu.
"hahaha ok ok baby tunggu di ruang tamu sembari nonton tv, daddy membersihkan badan dulu ne" setelahnya aku masuk dan mendudukkan chim di sofa dan aku segera membersihkan badan.
Setelah rapi aku kembali ke ruang tamu dan menatap jimin yang duduk sila si karpet dengan pipinya yang menggembung akibat malan mochi.
"hup kena kamu baby" ucapku sembari memeluknya dari belakang, "katanya mau nungguin daddy tapi udah makan duluan yeu baby curang" aku duduk disebelahnya, "sini bagi bagi dong baby"
Kami pun memakan mochi berdua sembari menonton serial anak tayo.
"hey daddy hey daddy dia orang yang ramah, yang tampan, yang kaya, tapi dia menyeramkan~ hahahahaha"
"baby mulai nakal ya baru daddy tinggal dua hari. Udah berani ngeledek daddy" aku mencubit hidungnya.
"ish daddy sakit >< maafkan chim ne 👉👈" ucapnya kemudian.
Aku hanya mengangguk, "eum baby makannya berantakan"
"hah jinjja?" tanya chim sembari membersihkan mulutnya dengan tangan mungilnya.
"ish jangan kayak gitu baby sini daddy bersihin" ucapku yang kemudian mendekat ke wajah baby kesayanganku.
Aku mengunci pergerakan mata chim yang nampak malu untuk menatapku balik. Bibirnya yang merah juga bekas gula dari mochi nampak menggoda. Juga matanya yang rada sayu membuatku sadar kalau dia sangat seksi.
Dengan perlahan aku mendekatkan wajahku dan menempelkan bibirku di bibirnya, mulai melumat dengan pelan. Chim yang mengerti mulai menggerakan bibirnya dan mengalungkan tangannya di leherku.
Aku sengaja membiarkan dia berkuasa atas ciuman kali ini, rasa manis dari gula dan bibir chim pun bercampur dapat kurasakan manis yang amat sangat saat dia melumat bibirku pelan.
"eunghh..." desahan pertamanya keluar.
Aku pun melepas tautanku, "nah sudah bersih"
Dapat kulihat bibir chim yang merekah dan pipinya yang merona, "yak daddy mah :( chim kira mau lanjut eh gak kirain mau bersihin tau taunya cium"
Aku hanya terkekeh, "itu namanya pembersihan yang enak dan manis"
Blush wajah chim kembali merona, aku hanya mengusak rambut babyku gemas.
"anak baik nanti saja kalau mau itu, daddy juga kangen sama badan baby hehehehe" chim memukulku pelan, "dady mah 😳👉👈"
Ok gengs sekian dulu ya :) pliss maafkan saya kalau kurang bagus hehehehe. Hope you like it 💕
Unpub atau lanjut?
YOU ARE READING
Baby chim
Fanfiction"chim ayolah main sama daddy" - nchim "nda mau daddy nakal mainnya kasar" - jungkook
