Saat ini aku berusaha untuk mengingat-ngingat kejadian itu saat itu aku masih baru masuk sekolah menengah pertama yg lokasi nya tidak ingin ku berih tau
AWALNYA aku hanya seorang anak yg pendiam aku memiliki saudarah yg sekelas dengan ku dia adalah anak kembar dia yg tertua katanya hanya beda 3menit adik nya perempuan sedangkan dia laki laki aku bingung mereka beda jenis, sudah jelas mereka ngak sama tapi masih di sebut kembar ahh.. Sudahlah
Kelas ku waktu itu ukuran nya hanya lebar sekitar 8meter dan panjang 9meter di dalam kelas itu, yg membuat kenangan itu masih tersimpan seakan akan sudah di tatto di otak ngak bakalan bisa kehapus banyak guru yg menyerah untuk mengajar kami, hanya satu guru yg tidak pernah lelah dan tidak pernah menyerah dia adalah wali kelas kami yg... Oia 100% murid di dalam kelas ku itu beragama kristen... Kembali lagi ke wali kelas ku dia ibaratkan ibu, guru, dokter, dan pendeta untuk kami kebanyakan dari kami sebelum pergi berkelahi atau tauran kami selalu meminta doa kadang guru kami sering bertanya kenapa kami sering minta di doakan kami beralasan biar aman di jalan dan ngak kena bahaya padahal kami memiliki maksud lain pokoknya dia tidak akan ku lupakan guru terbaik ku... Dan aku memiliki teman yg nama nya aku ganti saja jadi rigel kami hampir selalu bersama dia sering menjaga ku walaupun tidak selalu, aku rela ikut di belakang nya dia adalah seorang anak yg tidak pernah ku lihat setetes air mata keluar tidak pernah banyak yg dia buat pingsan aku sudah melihat dengan mata kepala ku sendiri seperti ada iblis yg merasukinya setiap kali dia berkelahi....
YOU ARE READING
Awal
Non-FictionKisah kehidupan anak remaja yg penuh dengan aksi dan sebuah kisah persahabatan bahkan percintaan....
