sinar matahari yang menerobos masuk lewat celah-celah itu sekses membuat penghuni kamar terganggu,selimut yang berada diperutnya ia tarik untuk menutupi wajahnya yang terkena paparan sinar matahari.
"den bangun den,udah siang"terdengar suara wanita paruh baya dari luar pintu
"iya bi,bentar lagi"teriaknya
lelaki itu melanjutkan tidurnya tanpa memperdulikan sipenyuruh barusan.entah dia sedang apa didalam mimpinya sehingga dia betah untuk menutup matanya
kringgg kringg kringgg
unrtuk kesekian kalinya jam weker yang ada diatas nakas itu berkoar.kalau manusia mungkin suaranya sudah soak karena teru-terusan bersuara.
"ganggu amat !!"ucap seorang pria dengan suara serak
tangannya ia keluarkan dari balik selimut,lalu menyapu nakas seperti sedang mencari sesuatu,dan saat tangannya menemukan apa yang dicari.ia langsung mengambil dan membantingnya.RIP jam weker
setelah dirasa cukup,lelaki itu bangun dari tidurnya.rambutnya yang acak-acakan tak menurunkan kadar kegantengannya.matanya masih berusaha untuk terbuka,dengan malas dia bangun dan berjalan kekamar mandi.selang beberapa menit dia keluar dengan wajah segar lengkap dengan seragam putih abu yang melekat sempurna ditubuhnya
"bi..izal berangkat yah.."teriakannya menggema disegala penjuru rumah,terlihat wanita paruh baya berlari dari arah dapur
"gak sarapan dulu den ?"tanyanya yang hanya dibalas gelengan
"berangkat dulu yah,udah siang soalnya"dia menyalami wanita itu dan mencium punggung tangannya
Dia memang sudah menganggap pembantu tersebut ibunya.karena pembantu itu sudah menjaganya disaat dia masih 6 tahun.
Dia Rizal ardiansyah fernandez lelaki dengan segudang ketampanan,segudang sikap tengil nan bandelnya,rajanya bad boy disekolahannya,hobi tawuran namun anti narkoba-narkoba klub,kekayaan orang tuanya membuat dia disegani dan ilmu beladiri yang takdiragukan lagi membuatnya ditakuti dimanapun dia berada.
*******
Seorang gadis dengan seragam putih abunya berlari dengan sangat kencang tatkala melihat seorang satpam mulai menutup gerbang sekolah.
"pakkk jangan ditutupppp !!"teriaknya
Satpam yang mendengar itu bukannya membuka gerbang malahan mempercepat aksinya untuk menutup gerbang
"yahh,pak kok ditutup"ucapnya dengan napas ngos-ngosan
"kan udah waktunya ditutup,lagian si eneng gak punya jam apa.masa jam segini baru dateng"satpam itu melenggang pergi setelah mengucapkan kata-kata itu tidak lupa mengunci gerbangnya
"ishh,ini semua gara-gara nenek sihir ituhhh"ucapnya kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya ke tanah
Dia vannesa suteja,gadis berambut panjang,dengan tinggi badan dibawah rata-rata,kulit putih,cantik,wajahnya bulat sifatnya ceria walaupun hidupnya banyak masalah dan jangan lupa dia pintar.
***
Brumm brumm
Suara motor terdengar dari arah belakang membuat vennesa memutar badannya.
"hehh,berisikkk "teriak nesa sambil menutup kedua telinganya
Lelaki itu mematikan motornya dan turun.nesa seketika mendongak untuk melihat lelaki itu.dibukanya helm dan terlihat sosok rizal dengan rambut yang sedikit acak-acakan akibat helm tersebut.
"berisikan elu kali "ucapnya setelah menyinmpan helmnya diatas motor
"apa lu bilang ?"
"suara mu mengalahkan suara knalpot motor ku " lelaki itu melengos pergi tanpa menghiraukan nesa yang sudah siap mengumapatinya
YOU ARE READING
IZALNESSA (ON GOING)
Teen FictionCerita pertama,harap dimaklum kalau banyak ketypoan yang berkebanyakan... Rizal Radiansyah Fernandez Tengil ✔✔ Ganteng ✔✔ Most wanted✔✔ Banyak duit✔✔ Bad boy✔✔ Pinter✔✔ Suka ganggu nessa ✔✔✔ Vanessa Suteja Cantik✔✔ Most wanted❌❌ Banyak duit❌❌ Bad gi...
