Prolog
pengantar
Ini adalah perjalanan seorang laki-laki yang memiliki masa lalu yang begitu kelam, sampai pada akhirnya dia berhasil menjemput hidayahnya. Dia mulai memperbaiki diri dan mendekatkan dirinya pada sang Khaliq...
Namaku Aiman Silalahi aku pemuda yang menghabiskan masa mudaku dengan bersenang² bersama teman-temanku. Hingga aku lupa pada Tuhan yang telahemberiku kehidupan. Suatu saat aku menyadari perbuatanku itu salah dan perlahan mulai memperbaiki diri dengan cara mengikuti majelis dzikir dan seminar motivasi keislaman.
Dari situlah akuemulai lembaran baru dalam hidup ku, aku mulai meninggalkan kebiasaan lamaku yang buruk dan mulai mengerjakan apa yang di ajarkan oleh agamaku. Hidupku semakin beruntung ketika aku bertemu dengan bidadari surga yang membuat denyut nadi ku berdetak kencang dan tak mau berhenti bahkan semakin kencang. Apa yang terjadi selanjutnya? Yuk kita simak cerita selengkapnya...
Happy reading 😂😄
Bagian Ke Dua
Majelis Taklim
2
0:00 WIB
Bisa dibilang jika masa mudaku adalah massa yang sangat kelam kehidupan frontal dan urakan ada pada diriku aku merasa jika kehidupan itu bisa membuatku nyaman.. hampir setiap hari waktu ku kuhabiskan dengan bersenang senang bersama dengan sohibku.
Pulang larut malam hingga menjelang pagi. Tapi itu tidak berlangsung lama aku hingga akhirnya aku berhasil melihat tayangan ceramah salah seorang ustad terkenal melalui sosmed. Beliau adalah ustad Rayyan pendakwah terkenal di era ini.
Aku pun memberanikan diri datang disalah event terbesar yang mendatangkan beliau sebagai narasumbernya melalui event tersebut akhirnya aku menjadi dekat sama ustad Rayyan bahkan aku sudah dianggap seperti saudaranya sendiri. Di akhir acara ketika semua jamaah hendak pergi meninggalkan tempat aku masih duduk termenung di atas karpet hijau lalu ustad Rayyan menghampiri aku dan mengucapkan salam padaku
"Assalamualaikum akhi"
"Waalaikum salam ustad" jawabku
"Lagi mikirin apa, siapa tau bisa saya bantu" tanya ustad padaku
"Hidup saya ini udah hina ustad, hidup saya penuh dengan kemaksiatan" cetus ku pada ustad Rayyan dengan mata melamun
"Masyaalloh, lalu apa tujuan ente Dateng ke majelis ini"
"Saya mau bertaubat ustad, saya mau memperbaiki diri saya"
"Segeralah ente minta ampun sama Alloh selagi masih bisa"
"Iya ustad saya juga takut kalau jodoh saya juga semakin jauh karena perbuatan saya"
" Ente tau nggak kalau jodoh itu datangnya dari Alloh, ni ane kasih tau jodoh adalah ceriminan diri kita jika kita baik akan mendapatkan jodoh yang baik tapi sebaliknya"
"Iya tad"
"Gini aje berhubung ini malem udah larut besok ente datang ke kantor ane, ente bisa curhat sepuas ente ntar ane bantu perlahan-lahan kembali kejalan yg diridhoi Allah"
"Nih alamat kantor ane ente bisa datang kapanpun yg ente mau" sambil menyodorkan kartu kecil dihadapanku.
__________________________
Kantor ustad Rayyan
08.00 WIB
Pagi itu aku datang ke kantor ustad Rayyan tanpa ragu aku bergegas memasuki kantor tersebut dan langsung bertanya pada receptionis yang ada di kantor ustad Rayyan
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam ada yang bisa saya batu" tanya petugas kantor
"Saya mau bertemu ustad Rayyan bisa, saya sudah membuat janji sebelumnya sama beliau" sahut ku
"Dengan bapak Aiman?"
"Bisa bapak langsung saja masuk ke ruangan ustadz lurus terus belok ke kanan itu ruangannya"
"Baik terima kasih" jawabku
Tok...tok...
Tok...tok...
Pintu yang ada di depanku aku ketok saat itu juga dan langsung mengucapkan salam
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam warohmatullohi wabarokatuh" jawab ustad Rayyan dan mempersilahkan aku masuk
"Silahkan duduk, mau minum apa?"
"Tidak usah ustadz saya kesini mau belajar memperdalam ilmu agama melalui ustadz sekaligus saya ingin memperbaiki diri saya"
"Masyaalloh sepertinya tekadmu sudah bulat" tanya ustadz padaku
Sejenak akudiam dan sedikit melamun usai ustadz menanyakan perihal keseriusan ku untuk berhijrah
" Nggak perlu terburu-buru ente pikir-pikir saja dulu tetapi lebih baik jangan diulur-ulur disegerakan kalau memang ada niat baik" kata ustadz Rayyan
"Keinginan saya sudah ada sejak lama ustadz namun masulih terkendala oleh banyak hal" jawabku
"Baiklah sekarang kita langsung mulai saja"
Dan aku pun menganggukan kepalaku
"Langkah pertama ente harus mulai dengan kembali menjalankan sholat lima waktu dengan rutin" kata ustadz Rayyan
"Lalu kamu bisa melanjutkan nya dengan sholat malam sambil memohon ampun sama Alloh SWT. Lakukan taubatan nasuha insyalloh setelah rutin menjalankan itu semua hatimu akan jauh lebih tenang dan hidupmu juga akan tenang tanpa ada keraguan keraguan lagi" itulah nasihat yang ustadz Rayyan berikan padaku
"Baiklah ustad saya akan melakukan itu semua mulai hari ini" jawabku
"Subhanallah semoga Alloh selalu senantiasa melindungi mu"
"Amin" jawabku
"Terima kasih ustadz saya langsung pulang dan membersihkan rumah saya akan membuang barang-barang yang tidak berguna dan hanya akan mendatangkan bahaya"
Aku pun langsung berpamitan dan bergegas menuju ke rumah
___________Bersambung________________
Akankah Aiman istikharah dengan perjalanan hijrah nya? To be continue on bagian 2
YOU ARE READING
SAKINAH
Non-FictionIni adalah perjalanan seorang laki-laki yang memiliki masa lalu yang begitu kelam, sampai pada akhirnya dia berhasil menjemput hidayahnya. Dia mulai memperbaiki diri dan mendekatkan dirinya pada sang Khaliq... Namaku Aiman Silalahi aku pemuda yang m...
