Leviathan Alvern dan Hera Pratista. Siapa yang tak mengenal pasangan ini. Seluruh penjuru sekolah tahu siapa mereka. Pasangan yang paling diidamkan satu sekolah karena kemanisan hubungan mereka berdua.
Visual keduanya yang sama-sama berparas rupawan menjadi tolak ukur mengapa mereka berdua menjadi idola di sekolah, satu tampan dan satunya cantik. Apalagi berbicara tentang hubungan mereka yang menggemaskan. Panggilan kesayangannya bukan lagi memakai sayang, babe ataupun panggilan layaknya orang pacaran yang lain. Cukup sederhana, kakak untuk Leviathan ke Hera dan adek untuk Hera ke Leviathan.
Tapi tentu saja yang namanya sebuah hubungan tidak mungkin akan selalu berjalan mulus. pasti ada sebuah konflik di dalamnya. Termasuk bagaimana penyebab kacaunya Hera malam ini.
***
Hera Pratista― gadis yang berusia dua puluh tahun beberapa hari yang lalu ini sedang kacau. Tak henti-hentinya ia meneguk minuman beralkohol. Membiarkan cairan itu membasahi kerongkongannya yang panas. Sesekali ia menertawakan dirinya sendiri saat melihat komentar teman-teman satu sekolah tentang dirinya dan Leviathan Alvern, sang kekasih.
Web sekolah sedang panas dengan berita mengenai Leviathan yang kepergok sedang berjalan-jalan manis dengan salah satu gadis yang tak kalah cantik dari Hera, Athena. Gadis itu berada di tahun kedua kelas musik bersama Leviathan.
Ponsel Hera tidak berhenti bergetar. Entah karena mungkin notifikasi akun sosial medianya yang sedang ramai komentar atau pesan spam dari Leviathan, yang jelas Hera sedang dalam keadaan buruk untuk membuka ponselnya.
Ia meneguk kembali alkoholnya, berharap minuman itu bisa membantunya sedikit melupakan apa yang terjadi saat ini. Padahal beberapa jam yang lalu ia bertemu dengan Leviathan. Melakukan kencan manis seperti biasa. Tapi sekarang ia kacau, sangat. Sakit hati tentu saja. Ia merasa dihianati sang kekasih yang dipacarinya sejak dua tahun yang lalu. Leviathan memang lebih muda darinya satu tahun. Tapi dalam hubungan, Leviathan terkadang bersikap lebih dewasa dari Hera.
Hera tentu cukup dibuat terkejut oleh berita yang tersebar di web sekolah. Tak heran jika berita tersebut menjadi trending di web sekolah karena bisa dibilang Leviathan dan Hera adalah pasangan yang terkenal di seluruh penjuru Dream Art School. Pasangan yang terkenal dengan kesempurnaanya.
Ponsel Hera berdering. Matanya tergerak untuk melihat layar ponselnya. Nama sang kekasih, Leviathan tertera dengan jelas disana. Pada akhirnya Hera tidak ingin seperti anak kecil. Ia butuh penjelasan dari Leviathan. Tapi disisi lain Hera butuh mencerna semuanya sendiri.
"halo kak! Adek bisa jelasin semuanya. Ayo ketemu"
Dari suaranya saja, Leviathan jelas mengkhawatirkan keadaan Hera sekarang.
"kenapa dek? Kakak sedang tidak baik untuk bertemu denganmu"
Hera sedikit malas. Mood-nya hancur. Ingin segera tenggelam dalam mimpinya . setidaknya tidur bisa membantunya lepas sejenak dari masalah ini.
"adek di depan rumah kakak"
Mata Hera melebar. Kaget tentu saja. Ia melangkahkan kakinya untuk memastikan keberadaan Leviathan dari balik jendela. Netra hazelnya berhasil menangkap sang kekasih disana.
Hera turun dan membuka pintu untuk Leviathan. Ia tahu Leviathan juga sama kacaunya dengan dirinya. Sekalipun Hera tak berani menatap Leviathan.
"kak! Tentang foto itu memang adek dan Athena"
Pernyataan dari Leviathan benar-benar membuat hati Hera bertambah hancur. Pengakuan dari Leviathan membuatnya terkejut. Ingin meledak rasanya tapi susah payah Hera menahan. Entah mana yang lebih mendominasi rasa senang atau sedih. Senang karena Leviathan yang jujur mengakui atau sedih karena foto yang tersebar benar adanya.
Leviathan memeluk tubuh kecil Hera. Mengelus rambut Hera dan sesekali memberi kecupan di pucuk kepalanya. Memeluknya dengan erat.
"kak, adek minta maaf" ujar Leviathan dengan nada bersedih
"sampai mana hubunganmu dengannya dek?"
Hera melepas pelukannya. Ia gagal menahan air matanya agar tidak tumpah. Kenyataan Leviathan yang selingkuh darinya membuatnya sakit teramat sangat.
"tidak sejauh aku dan kamu kak. Aku sama dia baru kencan dua kali"
Hera tersenyum semeringai. Menertawakan dirinya sendiri. Dua kali ia telah dibodohi Leviathan.
"dua kali? Ingin menambah lagi?"
Hera kesal. Menangis di depan Leviathan seperti ini sangat memalukan. Tapi percuma juga, sekuat apa ia menahan, air mata itu lolos dari sudut matanya. Yang paling membuatnya lebih kesal lagi adalah wajah Leviathan yang terlihat sedang khawatir. Jadi Leviathan selingkuh karena apa? Ia masih tetap menyukai Hera atau sudah berpaling ke hati Athena?
Membingungkan.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Think About Us
AcakKisah antara si pasangan sempurna yang sedang kacau. Dari Hera yang mulai lelah dan Leviathan yang merasa bosan. Sekalipun Leviathan mengatakan sayang pada Hera, tetap saja ia tidak bisa memilih antara Hera atau Athena. Aiki, Sept 2018
