Ada banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk menikmati espresso, termasuk salah satu cara yang paling klasik yang bisa kamu gunakan adalah dengan menjadikannya vanilla latte.
Hanya dengan berbahan espresso, susu krim, dan menambahkan sedikit vanilla. Bisa menghadirkan sejenak sebuah rasa ringan yang akan membuat hatimu merasa lebih tenang dan rileks. Rasa dari vanilla yang tetap konsisten akan terus menjadi dirinya sendiri yang dipadu dengan kelembutan yang dimiliki susu krim dirasa sangat cocok untuk menjadi sebuah perpaduan.
Hanbin seorang barista dari salah satu cafe terkenal. Ia baru saja memaknai arti dari secangkir vanilla latte. Selama bertahun-tahun ia menjadi barista hanya Vanilla Latte lah yang paling sulit untuk dimaknai.
Namun sore ini ketika hujan pertama dimusim penghujan mengguyur ia baru mengerti bagaimana vanilla mengajarkan kita untuk menjadi diri sendiri, aromanya yang khas dan menenangkan jiwa itulah yang mengajarkan kita, untuk tidak terpengaruh dengan perubahan yang terjadi dengan kehidupan hanya perlu konsisten dengan apa yang dimiliki.
Hanbin seperti merasa deja vu, ia ingat setahun yang lalu ditempat yang sama seseorang memandangnya lembut, selembut aroma vanilla. Hanbin tahu ia jatuh cinta. ‘tapi manisnya cinta tak semanis aroma vanilla’ begitu pikirnya ketika memandang bulir air hujan yang menerpa dinding kaca.
Ia patah hati barangkali. Namun suara bel pintu caffe itu kembali membawa Hanbin pada pandangan lembut yang pernah ia rasakan dulu. Seseorang itu kembali untuk dirinya.
“ Wahh hai bin, bagaimana kabarmu?”
VOCÊ ESTÁ LENDO
Vanilla - Hanbin ✔
FanficManisnya cinta tak semanis aroma vanilla - Hanbin Warning : . gaje . harshword . mual . masuk angin . cerita yang tak pernah usai
