1. MDD - Penguntit

364 31 0
                                        

Vote sebelum baca

"Aku tebak anak kamu pasti cowok Nay", seorang gadis berucap pada sahabatnya sembari tersenyum penuh arti.

"Kamu tau darimana Ris ?", tanya gadis lain.

"Soalnya perut Naya lonjong. Hahahahaha", tawa manis tercipta diwajah gadis bernama Varisha Afsheen Myesha, membuat dia jadi pusat perhatian.

Saat ini mereka berada diacara 7 bulanan Ainayya Fathiyyaturahma. Sebenarnya acara telah selesai 10 menit yang lalu, hanya kerabat dekat dan tetangga yang masih berada di rumah ini untuk membantu berkemas.

Ketiganya bersahabat sejak bangku SMA hingga Perguruan Tinggi, dan bertemu satu gadis dari jurusan yang sama dengan Risha. Namun, gadis itu tidak bisa hadir karena pekerjaannya yang padat, Namanya adalah Olivia Edeline.

Satu lagi gadis yang belum diketahui namanya, yaitu Adiba Shakila Atmarini.

"Ada-ada aja kamu Ris. Jenis kelamin seorang bayi gak ditentukan dari bentuk perut ibunya, Risha sayang", jelas Naya lembut dengan sedikit terkekeh.

"Ihh kata orang-orang dulu begitu kok. Dan tebakan mereka kebanyakan benernya", bantah Risha.

"Emangnya kamu hidup di zaman dulu Ris, enggakkan ?. Mereka berspekulasi seperti itu karena zaman dulu gak ada yang namanya USG", ucap Adiba, membuat Risha cemberut.

"Tapi kan --"

"Udah-udah jangan mulai debat. Mending kalian bantu angkatin sisa makanan diprasman ke dapur", lerai Naya, gadis yang bersifat paling dewasa diantara mereka. Ia juga satu-satunya yang sudah menikah dan bahkan 2 bulan lagi melahirkan seorang bayi, diusianya yang menginjak 24 tahun.

"Kita disini dijadiin tamu atau dijadiin babu ?", sinis Risha, diikuti oleh Adiba yang kini menatap tajam ke arah Naya. Namun yang ditatap hanya terkekeh geli.

"Makanya jangan debat".

♡♡♡


Disisi lain rumah ini

"Kapan kamu nyusul punya anak ?", tanya seorang lelaki kepada sahabatnya diiringi senyuman jailnya.

"Jangankan anak, istri aja belum punya", jawab lelaki tampan yang menggunakan kemeja maroon ini.

Mereka terkekeh kemudian.

Keduanya bersahabat saat di Pondok Pesantren dan baru ketemu kembali sepekan yang lalu. Karena lelaki yang memakai kemeja maroon ini baru pulang dari Malaysia, mengurus bisnis travel yang baru dia buka disana.

Lelaki berkemeja maroon bernama Arzachel Ramadhan Adhitya biasanya dipanggil Arza. Sedangkan lelaki yang satu lagi adalah suami dari Naya, namanya Arsakha Virendra Shafwan, dipanggil Rendra oleh kerabat dekatnya.

"Soalnya perut Naya lonjong hahahahaha", Suara tawa merdu seorang gadis membuat Arza melihat sekeliling untuk mencari suara tawa indah tersebut.

Tatapannya terkunci pada gadis yang memakai jilbab segitiga berwarna peach.
Tatapannya seperti disihir oleh gadis itu agar tak berpaling dari menatapnya.

Suara indah, gigi putih bersih, dan senyuman gadis itu benar-benar menyihir Arza. Semua terlihat indah dimata Arza. Hingga tak sadar ia telah mengabaikan Rendra yang sedaritadi memanggil namanya.

"Kamu dengar aku bilang apa ?", tanya Rendra dengan nada sedikit keras disamping telinga Arza. Membuat Arza terkejut kemudian tersadar.

"Astaghfirullah, ngagetin aja", kesal Arza.

MENGAPA DIA DATANG ?!Where stories live. Discover now