1. Pertemuan

98 4 1
                                        

Awalnya gadis yang bernama Keisha ini tidak setuju jika keluarganya harus pindah rumah ke Jakarta. Meninggalkan semua kenangan yang dibangun bersama orang yang ia sayang. Tak hanya kenangan yang ia tinggal, patner yang selalu bersamanya ia tinggal juga. Sekolah, teman sekelas, teman rumah, dan orang-orang yang ia kenal bahkan seseorang yang Keisha sukai kini dirinya harus menyerah memiliki dia, semua menjadi kenangan jika ia meninggalkan kota hujan Bogor ini.

Seribu rayuan telah dicoba oleh orang tuanya agar gadis ini mau ikut pindah bersamanya. Alhasil, Keisha mau ikut pindah ke Jakarta meskipun berat baginya.

Sahabat memang penting baginya, tetapi keluarga jauh lebih penting dari apapun.

Akhirnya Keisha dan keluarganya pindah ke salah satu komplek besar di Jakarta. Kebetulan rumah barunya tepat ditengah-tengah komplek, jauh dari gerbang depan dan gerbang belakang.

Keisha Ametta Arrabella. Tapi lebih dikenal dan juga selalu terukir di name tag sekolahnya dengan nama Keisha Ametta A. "Kepanjangan," jawab gadis ini ketika sahabatnya Wanda di Bogor dulu bertanya. Keisha dan Wanda selalu saja berdua ketika di sekolah. Mereka di cap sebagai "Upin dan Ipin" oleh teman-temannya. Karena, mereka selalu saja berdua kemana pun pergi. Di sana ada Keisha pasti di sana juga Wanda berada. Tapi, kali ini persahabatan mereka terpisah oleh jarak.

Gadis berambut panjang ini memiliki seorang adik laki-laki bernama Pasha yang kini berusia satu tahun, dimana usia itu anak sedang lucu-lucunya dan membuat Keisha selalu pulang cepat dibanding hari biasanya hanya untuk bermain dengan adiknya walaupun belum berani menggendongnya.

Keisha juga memiliki seorang adik perempuan yang bernama Desy, kelas 2 SMP. Tubuh Keisha dan Desy hampir sama, bahkan orang lain menganggapnya anak kembar. Kadang Keisha memakai baju Desy begitu juga sebaliknya. serasa dua lemari baju ini milik berdua. tak aneh jika bertemu Keisha memakai baju Desy begitu juga sebaliknya.

Kebiasaan Desy adalah selalu berdiam diri dikamar. Keisha selalu penasaran kenapa Desy selalu diam dikamarnya. sekalinya keluar hanya untuk minum, makan, dan ke toilet saja. kadang ibunya memarahi Desy karena terlalu lama diam di kamar. Keisha juga pernah memergoki Desy yang sedang menangis karena nonton drama korea.

"Idih, cengeng banget sih kamu. siapa yang disakiti siapa yang nangis", ledek Keisha sambil berkaca membenarkan ikatannya.

Desy kesal dan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut, "udah! keluar!", teriak Desy.

"Lebayyyy, nanti gila loh", Keisha menjahili dan menarik selimut Desy . Lalu, Keisha segera berlari keluar karena ia menemukan Desy menatap tajam dirinya sebelum Dersy murka mending Keisha cepat melarikan diri.

***

Keisha dan keluarganya sangat senang sekali ketika Keisha lulus di SMA Bhineka tunggal Ika (BTI) Jakarta. Salah satu SMA Favorit di Jakarta. Banyak siswa-siswi calon anak SMA ingin bersekolah di sana, karena mereka tau kalau siswa-siswi SMA BTI ini selalu mendominasi di Universitas favorit. Maka dari itu, jika Keisha ingin bersekolah di sana, ia harus mengikuti beberapa tes untuk masuk ke sekolah ini. Dan BUMMMM!! ia sangat senang bisa terdaftar menjadi siswi baru SMA BTI.

Awalnya Keisha tak yakin bisa lulus dari sekolah ini, tetapi dukungan dari keluarganya, teman-temannya dan juga sahabatnya Di Bogor serta gebetannya (yang mungkin dipaksan oleh sahabatnya untuk memberi semangat).

"Semangat Keisha, kamu pasti bisa", ucap Iqbal gebetannya di Bogor melalu sebuah video yang dikirim Wanda.

Dan akhirnya Keisha memutuskan untuk mencoba. Gadis ini juga termasuk salah satu siswi pintar di sekolahnya, karena itu, teman-temannya merekomendasi Keisha untuk sekolah di BTI ini, karena mereka yakin bahwa Keisha bisa lulus ke sekolah BTI Jakarta.

KeishamettaWhere stories live. Discover now