Setalah perang dunia shinobi ke empat Uchiha Sasuke akhirnya memutuskan untuk kembali meningalkan desa tempat dia di lahirkan.
Melakukan perjalanan untuk penebusan dosanya yang selama ini dia lakukan pada dunia shinobi, pergi ke berbagai tempat baru yang bisa di tuju dan singgah.
Seperti saat ini Sasuke tengah berjalan di sebuah hutan yang lebat yang harus di lewatinya.
"HYAAA KALIAN MAU APA HAH" sebuah suara cukup keras menbuat suasana hutan yang tenang menjadi terdengar cukup gadu, Sasuke yang mendengar hal itu segera bergerak cepat menujuh tempat di mana asal suara gadu itu berasal.
Setelah sampai di tempat yang di tujunya Sasuke bisa melihat seorang gadis dan seorang nenek tua kini di kelilingi oleh beberapa pria yang juga terlihat dari mereka beberapa membawa senjata tajam yang sepertinya sedang mengancam kedua wanita bedah usia itu.
"Perampok" gumam Sasuke.
"Kalian para shinobi bodoh mau apa kalian hah" ujar gadis itu yang terlihat tak kenal rasa takut sama sekali meski lawannya yang di hadapinya saat ini adalah para shinobi.
"Kau lagi gadis sialan selalu ikut campur urusan kami" kata salah satu dari shinobi itu terlihat kesal pada sang gadis muda.
"Aku akan selalu ikut campur sampai kalian pergi dari desa kami" ujar gadis itu menantang.
"Kau kira hanya karna kau putri dari mantan kepala desa ini dulu kami tidak berani menghabisimu saat ini juga hah"
"Kalau begitu coba saja" tantang sang gadis.
"Kau.... akan ku bunuh kau"
"Jangan" teriak salah satu temanya tapi terlambat pria itu sudah berlari menerjang gadis itu sambil mengacungkan pedangnya kearah sang gadis.
Sedangkan gadis itu terlihat menutupi wajahyan denga lengan tangannya tapi tidak bergerak dari tempatnya sama sekali.
Ting
Suara dua pedang saling bertabrakan membuat gadis itu kembali menurunkan tanganya untuk melihat apa yang terjadi saat ini di depanya.
Di depanya terlihat seorang pemuda berdiri dengan tegak menghalangi pandanganya.
"Apa yang kalian lakukan" kata pemuda itu yang ternyata Sasuke pada pria yang tadi di hadangnya saat mau menyerang gadis yang saat ini ada di belakang nya.
"Siapa kau sebaiknya jangan ikut campur urusan kami" ujar pria itu setelah menyeimbang tubuhnya yang tadi terpelanting ke belakang karna serangan dari Sasuke.
"Kau tidak perlu tahu soal aku tapi sebaiknya kalian pergi saja sekarang" ujar Sasuke datar.
"Sudah cukup sebaiknya kita pergi saja sekarng" ujar pria lain yang berada di belakang pria yang tadi menyerang.
"Apa mana bisa begitu, aku tidak mau, aku akan cepat menyelesaikan ini lalu aku akan menghabisi gadis itu setelahnya" protes pria sebelumnya.
"Apa kau bodah apa kau mau di bunuh bos setelah ini selesai hah"
"Cih"
"Ayo pergi" perinta pria di belakang yang di ikuti semua teman temannya tak terkecuali pria penyerang tadi meski dengan wajah kesalnya.
"Nenek tidak apa apakan" tanya gadis itu setelah kepergian para shinobi tadi.
"Iya nenek tidak apa apa terimakasih Misaki, kalau begitu nenek pergi dulu ya" ujara nenek itu dengan senyuman di bibir keriputnya.
"Ah iya nek hati hati di jalan nek"
"Emm kamu terimakasih sudah menolong kami tadi" ujar gadis itu kembali setelah melihat nenek tadi sudah berjalan cukup jau dari tempat mereka saat ini.
YOU ARE READING
LOVE COMES TOO LATE ( Belum Direvisi)
RomanceSetelah perang dunia shinobi ke empat Sasuke memutuskan untuk melakukan perjalanya untuk penebusan dosanya yang selama ini dia lakukan. Di dalam perjalan itu Sasuke bertemu dengan seseorang yang mungkin akan mengubah hidupnya untuk kedepanya. Naruto...
